Jum'at, 19 April 2024
Dinar Surya Oktarini : Kamis, 07 Juni 2018 | 15:46 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Perusahaan Drone dari Prancis, Parrot, mengumumkan perangkat terbaru dalam barisannya yang diberi nama Anafi.

Perangkat pesawat tanpa awak ini dapat dilipat dan memiliki berat 320 gram.

Drone yang dapat dilipat ini sangat praktis untuk dibawa berpergian lho.

Pihak Parrot mengatakan bahwa perangkat baru ini membutuhkan banyak perbaikan dalam dua tahun sejak peluncuran drone sebelumnya, seri Bebop 2.

Sumber foto: cbsistatic.com

Tidak hanya perangkat dan desainya yang diperbarui, namun sistem koneksi dan kamera juga ditingkatkan menjadi lebih baik.

Anafi memiliki kamera 21 MP dengan kemiringan gimbal 180 derajat.

Kamera ini merekam dalam 4K HDR pada 30 fps atau 1080 HDR pada 60 fps.

Kamera yang dimiliki drone ini dapat memperbesar hingga tiga kali, tetapi hanya dua kali saat masih mendukung kualitas gambar Full HD.

Dengan kamera ini kamu juga bisa menyesuaikan mode videonya, kamera drone ini juga mendukung rekaman slowmotion hingga 240 kali.

Drone ini juga dilengkapi dengan kecanggihan yang dapat mengikuti pengguna di sekitar dan mengambil foto dengan teknologi pengenalan tubuh.

Baterai Drone Anafi ini dapat bertahan hingga 25 menit dalam sekali pengisian baterai.

Seperti yang dilansir dari lama The Verge, kamu bisa mengontrol drone Anafi ini melalui ponsel Android atau iOS.

Pengguna dapat menggunakan kontrol digital di ponsel mereka saat terbang atau joystick fisik.

Drone Anafi yang dapat terbang hingga 32 mph dan tahan angin lho ketika berada di ketinggian.

Perangkat ini dijamin 35 persen lebih tenang dari seri pendahulunyadan dijamin tidak mengganggu telinga juga.

Seri drone Anafi ini akan tersedia 1 Juli mendatang.

Selain Parrot kompetisi drone juga dilimiliki DJI dan Mavic Air yang juga memiliki seri drone lipat.

Hitekno.com/Dinar Surya Oktarini

BACA SELANJUTNYA

Diduga Gara-Gara Nokia, Oppo dan OnePlus Disinyalir Mau Cabut dari Eropa