hitekno.com - Sebagian besar dari kita pasti mengingat era ketika Blackberry masih berjaya dan semua orang heboh bertukar pin BBM. Kini perusahaan tersebut terkenal lagi, namun itu karena Blackberry menuntut Twitter sehinga menghebohkan di dunia teknologi.
Kejayaan Blackberry diketahui mulai menurun ketika Android mulai mendapatkan kepercayaan pengguna smartphone.
Antarmuka, kemudahan, dan keterjangkauan harga serta dukungan aplikasi pesan instan yang mirip membuat Android dengan cepat melesat merebut pasar.
Meskipun Blackberry pamornya sudah menurun, namun perusahaan itu diketahui masih memiliki banyak paten.
Secara global, Blackberry yang menyebut dirinya sebagai perintis dalam teknologi perpesanan seluler, menuduh Twitter telah melakukan pelanggaran.
Blackberry menuntut Twitter karena mereka telah menciptakan aplikasi perpesanan seluler yang meniru inovasi Blackberry.
Twitter dituduh oleh Blackberry karena telah melanggar enam paten milik perusahaannya.
Beberapa paten yang telah dilanggar oleh Twitter mencakup paten push notification, fitur silent notification untuk pesan yang datang, dan teknik periklanan mobile.
Di dalam pengadilan California, Amerika Serikat, saat itu Blackberry juga menuduh Facebook telah melanggar 7 paten milik mereka.
Paten yang dilanggar mencakup fitur keamanan, fitur antarmuka, pembaruan status hemat daya, fitur perpesanan mobile pada game dan fitur silent notification.
Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada September 2018, Facebook menuntut balik Blackberry.
Dikutip dari Tech Crunch, kedua gugatan tersebut diketahui masih dalam proses pengadilan.
Dengan adanya kasus Blackberry menuntut Twitter, sepertinya berkas kasus gugatan pengadilan dari Blackberry akan semakin banyak.
Berita Terkini
-
5 TWS Bluetooth Terbaik, Awet, dan Harga Terjangkau!
-
Fujifilm Rilis instax WIDE 400 JET BLACK Warna Hitam Matte yang Elegan
-
Intip Spesifikasi dan Harga instax mini 13 Kamera Instan Analog Terbaru
-
MediaTek Dimensity 9500s dan Dimensity 8500 Resmi Meluncur Bawa Teknologi Ray Tracing
-
Region HyperOS Terbaik: Mana ROM Global Xiaomi yang Paling Layak Dipilih?