Jum'at, 27 Mei 2022
Vika Widiastuti | Rezza Dwi Rachmanta : Minggu, 31 Maret 2019 | 07:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Motorola diperkirakan akan meluncurkan smartphone pertama mereka bertenaga Exynos yang dijuluki Motorola One Vision.

Sebelumnya, gambar dan spesifikasi perangkat tersebut sudah bocor ke publik setelah bocor di situs sertifikasi.

Sekarang, peluncuran Motorola One Vision akan semakin dekat karena perangkat telah bocor di situs developer Google.

Dalam situs tersebut, Motorola One Vision telah ditambahkan ke daftar perangkat yang didukung ARCore.

Mengingat perangkat yang masuk ke situs resmi Google adalah perangkat yang benar-benar ada, maka Motorola One Vision diprediksi akan meluncur dalam waktu dekat.

Menurut bocoran spesifikasi, Motorola One Vision akan ditenagai dengan chipset Samsung Exynos 9610.

Perangkat merupakan smartphone Android One dan menjalankan Android Pie out-of-the-box.

Motorola One Vision nongol di situs developer Google. (Google)

Dikutip dari GSMArena,Motorola One Vision akan menampilkan layar punch-hole 6,2 inci dengan resolusi Full HD Plus serta rasio 21 : 9.

Terdapat kamera belakang ganda dengan salah satu sensornya sebesar 48 MP.

Tidak ada info tentang kamera kedua, tetapi Motorola dikatakan bekerja pada dua fitur kamera yang disebut ''Video 3D HDR'' dan ''Long Exposure''.

Motorola One Vision akan diluncurkan dengan sistem operasi Android 9 Pie dengan dukungan Digital Wellbeing dan ARCore.

Perangkat juga memiliki fitur Moto Actions, Moto Display, Face Unlock, dan Audio Dolby.

Penampakan Motorola One Vision. (GSM Arena)

Smartphone akan memiliki baterai dengan kapasitas 3.500 mAh yang akan diisi melalui Port USB-C.

Masih belum ada kepastian mengenai kapan tanggal resmi perangkat ini meluncur, namun setelah berbagai kebocoran yang ada, Motorola One Vision akan meluncur tak lama lagi.

Di China, Motorola One Vision memiliki nama sebagai Motorola P40.

BACA SELANJUTNYA

Pasar Smartphone Global Diprediksi Menurun pada 2022, Ini Penyebabnya