Agung Pratnyawan
Review Samsung Galaxy S10, Lebih dari Sekadar Smartphone Flagship

hitekno.com - Samsung telah meluncurkan smartphone flagship terbarunya di Indonesia pada Maret 2019 lalu. Salah satu lini flagship ini adalah Samsung Galaxy S10. Seperti apa review Samsung Galaxy S10 ini?

Smartphone flagship Samsung Galaxy S10 memiliki layar seluas 6,1 inci dengan teknologi Dynamic AMOLED dan resolusi 1440 x 3040 pixels.

Di Indonesia sendiri, Samsung Galaxy S10 hadir dalam dua pilihan warna yaitu Prism White dan Prism Black serta dibanderol dengan harga Rp 12,999 juta.

Apakah smartphone flagship ini menarik untuk dibeli? Tim Suara.com dan HiTekno.com, diberikan kesempatan mengulik kecanggihan Samsung Galaxy S10 secara langsung.

Berbagai fitur pun turut diuji, berikut review Samsung Galaxy S10 sebagai smartphone flagship:

1. Desain

Smartphone flagship Samsung Galaxy S10 ini mempunyai layar Dynamic AMOLED sebesar 6,1 inci dan resolusi 1440 x 3040 piksel.

Smartphone flagship ini hadir hampir bezel-less di bagian atas dan bawah perangkat. Hal tersebut dirancang untuk mencapai rasio layar 93,1 persen yang luas.

Tak hanya itu, smartphone ini identik dengan desain layar Infinity-O yang ikonik di sisi kanan atas layar yang digunakan sebagai tempat kamera depan dan dilengkapi dengan pelindung Corning Gorilla Glass 6.

Tombol powernya berada di sisi kanan perangkat sementara di sisi kiri terdapat tombol volume up, dan down, serta tombol asisten suara Bixby yang terpisah. Sedangkan baki kartu SIM atau kartu memori terletak di bagian kiri atas.

Namun, sangat nyaman digenggam karena ukurannya tidak terlalu besar dan ringan, bahkan untuk pengguna yang memiliki ukuran tangan mungil.

Sementara itu, pada bodi bagian belakang terdapat tiga lensa yang tersusun secara horizontal dan dilengkapi dengan sensor detak jantung di bagian ujung.

2. Performa

Samsung Galaxy S10 diotaki dengan prosesor Exynos 9820 dan telah menjalankan sistem operasi Android 9. Gawai ini memiliki RAM sebesar 8 GB dan penyimpanan sebesar 128 GB dengan dukungan memori eksternal hingga 512 GB.

Sayangnya, baterai Samsung Galaxy S10 hanya sebesar 3.400 mAh. Daya tahan baterai pun tidak sesuai harapan, mengingat ini merupakan smartphone flagship keluaran terbaru dari Samsung.

Selain itu, meskipun telah dilengkapi dengan Fast Wireless Charging 15 W, pengisian daya pun terbilang cukup lambat. Baterai Samsung Galaxy S10 butuh waktu satu jam untuk mencapai 77 persen dan membutuhkan sekitar satu setengah jam untuk mencapai 100 persen.

3. Kamera

Samsung Galaxy S10 dibekali triple kamera dengan dual OIS, yang masing-masing memiliki resolusi 12 MP dengan bukaan f/2.4 untuk telephoto, 12 MP dengan bukaan f/1.5 / f/2.4 untuk wide-angle, dan 16 MP dengan bukaan f/2.2 untuk ultra wide.

Mode-mode yang bisa ditemukan dalam kamera Samsung Galaxy S10 antara lain, Makanan, Malam, Panorama, Pro, Fokus Live, Foto, Video, Gerakan Super Lambat, Gerak Lambat, dan Hyperlapse.

Selain itu, kamera perangkat ini juga terintegrasi langsung dengan aplikasi Instagram sehingga pengguna bisa langsung mengunggah foto atau video ke Instagram Stories.

Mode Makanan sendiri tampaknya mode baru yang dihadirkan Samsung. Pengguna dapat menyesuaikan secara langsung tingkat bokeh dengan menarik sebuah bingkai dan warna dari hasil foto yang dibidik pun terlihat lebih natural.

Selain itu, saat pengambilan gambar pada objek yang bergerak cepat, hasil foto tidak blur dan tetap fokus.

Selain itu, jika kamera diarahkan ke objek tertentu maka secara otomatis lensa akan memindai objek tersebut dan akan ditampilkan tanpa membutuhkan bantuan Bixby untuk memindai objek.

Sementara itu, kamera depan Samsung Galaxy S10 dibekali lensa beresolusi 16 MP dengan bukaan f/1.9.

4. Wireless PowerShare

Wireless PowerShare merupakan fitur baru yang dihadirkan dalam Samsung Galaxy S10. Fitur Wireless PowerShare yang dapat diaktifkan melalui shortcut UI home.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna berbagi daya baterai kepada sesama pengguna Samsung Galaxy S10, kepada perangkat Samsung yang telah dibekali fitur serupa seperti Galaxy Buds dan Galaxy Watch Active, hingga perangkat non-Samsung yang memiliki fitur serupa.

Selain itu, penempatan antara perangkat yang akan berbagi baterai harus sejajar lurus karena jika diletakkan dengan posisi yang miring sedikit, fitur tersebut tidak dapat bekerja.

Konektivitas dengan Samsung Galaxy Watch Active

Menggunakan bantuan aplikasi Galaxy Wearable (Samsung Gear), smartphone dapat terkoneksi secara langsung dengan perangkat Galaxy Watch Active.

Galaxy Watch Active merupakan smartwatch terbaru dari Samsung yang dapat menunjang kebugaran penggunanya.

Selain memiliki fitur pendeteksi detak jantung dan menghitung langkah kaki, Galaxy Watch Active juga memiliki fitur di mana pengguna dapat mengontrol tingkat stress harian.

Perangkat akan memberi tahu pengguna tingkat atau level stress ketika menggunakan smartwatch tersebut.

Itulah Review Samsung Galaxy S10 dari Suara.com dan HiTekno.com, apakah kamu berminat dengan smartphone flagship ini? (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).