hitekno.com - Harga iPhone terkenal mahal, dan terancam bisa naik lagi. Terlebih karena adanya tarif tinggi karena perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China.
Seperti diberitakan sebelumnya, AS mengenakan tarif tinggi untuk produk yang diproduksi dari China. Termasuk pada barang elektronik dan gadget seperti smartphone.
Sampai saat ini, Apple masih mempercayakan produksi iPhone ke Foxconn. Selama ini, perusahaan asal Taiwan ini memproduksi iPhone di China.
Karena itu, iPhone terancam kena tarif tinggi jika dijual di AS. Karena tarif tinggi ini, diprediksi kalau harga iPhone bisa melonjak tinggi.
Dikutip dari GSM Arena, analis Ming-Chi Kuo mengungkap kalau Apple tidak akan meningkatkan harga iPhone karena tarif tinggi yang diberlakukan AS.
Sebagai konsekuensinya, jaringan suplier dan logistik Apple yang menjadi sorotan. Disebutkan kalau Apple menekan biaya pada suplier dan logistik.
Selain itu, Apple disebutkan sedang menyiapkan produksi iPhone di luar China. Sehingga iPhone tidak lagi kena tarif tinggi oleh pemerintah AS.
Akibatnya, saham Apple sempat anjlok hingga 2 persen karena perusahaan ini menyebut kebijakan tersebut mempengaruhi harga produk mereka di masa depan.
Menurut Ming-Chi Kuo, karena ini pula Apple melakukan sejumlah perubahan untuk menekan harga iPhone karena kena tarif tinggi AS.
Diprediksi kalau Apple berminat untuk memindahkan fasilitas produksi produk mereka di India dan Vietnam sebagai alternatif China tahun depan.
Fasilitas produksi ini bukan hanya untuk iPhone saja, namun juga iPad maupun Macbook mereka. Karena selama ini masih diproduksi di China.
Kita tunggu saja, berapa harga iPhone setelah kena tarif tinggi AS nanti. Apakah Apple bisa sukses menekan harga jual perangkatnya di AS?
Berita Terkini
-
Fujifilm Rilis instax WIDE 400 JET BLACK Warna Hitam Matte yang Elegan
-
Intip Spesifikasi dan Harga instax mini 13 Kamera Instan Analog Terbaru
-
MediaTek Dimensity 9500s dan Dimensity 8500 Resmi Meluncur Bawa Teknologi Ray Tracing
-
Region HyperOS Terbaik: Mana ROM Global Xiaomi yang Paling Layak Dipilih?
-
Cara Meningkatkan Performa Benchmark di HP Xiaomi