Minggu, 05 April 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:45 WIB

Hitekno.com - Menjadi teror dunia, siapa saja berusaha keras untuk terhindar dari virus corona yang ternyata cukup mematikan. Tidak ketinggalan, perusahaan asal China, Xiaomi juga ikut menjual lampu murah yang dapat menangkal penyebaran virus corona.

Dengan bentuk mirip lampu, Xiaomi memperkenalkan produknya yang disebut-sebut dapat menangkal virus corona. Penangkal virus corona yang berbentuk lampu ini lalu diberi nama Xiaoda.

Menurut Xiaomi, lampu penangkal virus corona ini dapat melakukan sterilisasi dengan angka mencapai 99,9 persen.

Teknologi yang dibekali Xiaomi di Xiaoda ini adalah dua metode desinfeksi yaitu ultraviolet (UV-C) dan sistem tabung ozon ganda.

Mengutip Xiaomi Today, ultraviolet (UV-C) dari lampu penangakal virus corona ini berfungsi untuk membunuh dan menonaktifkan mikroorganisme dengan menggunakan asam nukleat dan DNA.

Xiaoda, lampu penangkal virus corona. (Xiaomi)

Saat terkenal UV-C, mikroorganisme akan kehilangan vitalitas dan daya produksi sebelum kemudian mencapai desinfeksi. Sedangkan ozon berguna untuk memberikan kekuatan oksidatif yang kuat dan dapat membunuh bakteri.

Karena kemampuan dan bekal teknologinya ini, Xiaomi mengklaim lampu Xiaoda ini dapat menjadi penangkal virus corona yang saat ini semakin mewabah.

Penggunaan Xiaoda ini cukup mudah dan praktis, pengguna hanya perlu memasukkan lampu ke dalam tas dan dapat dibawa ke mana saja.

Xiaoda, lampu penangkal virus corona. (Xiaomi)

Untuk menghidupkannya, pengguna hanya perlu menekan tiga detik tombol power, lampu notifikasi di alat ini akan berkedip menjadi hijau tanda lampu ini menyala dan telah aktif dalam 30 detik.

Saat lampu ini telah aktif, pengguna perlu meninggalkan ruangan untuk menghindari efek sinar UV. Untuk performa terbaiknya, butuh waktu 30 menit bagi Xiaoda.

Mengandalkan tenaga baterai, Xiaoda dibekali baterai berkapasitas 700 mAh dan dapat diisi ulang menggunakan port microUSB.

Xiaomi menjual lampu murah Xiaoda sebagai penangkal virus corona ini dengan harga crowdfunding 79 yuan atau Rp 155 ribu. Sedangkan harga normal dijual 149 yuan atau Rp 292 ribu.