Jum'at, 14 Agustus 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Kamis, 11 Juni 2020 | 13:00 WIB

Hitekno.com - Mengincar segmen orang-orang yang menyukai olahraga, Sony meluncurkan headphone Bluetooth terbaru mereka. Dinamakan dengan Sony WI-SP510 Wireless In-Ear Headphone, perangkat ini mempunyai ketahanan baterai cukup tinggi dengan teknologi terbaru.

Sony WI-SP510 Wireless In-Ear Headphone membawa desain yang cukup kece sehingga cocok buat anak muda.

Dengan tampilannya yang begitu "kalem", perangkat ini cukup elegan jika digunakan saat berolahraga.

Sony mengklaim bahwa WI-SP510 Wireless In-Ear Headphone membawa deretan teknologi terbaru dari perusahaan.

Beberapa fitur unggulannya termasuk IPX5 (water resistance), daya tahan baterai 15 jam, hingga teknologi EXTRA BASS milik Sony.

Sony WI-SP510 Wireless In-Ear Headphones cocok buat olahraga. (Sony India)

Sony WI-SP510 Wireless In-Ear Headphone mengadopsi desain neckband yang lembut, fleksibel dan ringan sehingga cocok untuk mendengarkan musik dalam waktu yang lama.

Earbud memiliki semacam ear-fins atau sirip telinga yang membuatnya pas dan nyaman untuk olahraga.

Sertifikasi IPX5 membuat perangkat mendapatkan perlindungan terhadap keringat dan percikan air.

Fitur-fitur Sony WI-SP510 Wireless In-Ear Headphones. (Sony India)

Sony menyertakan teknologi pengembangan suara yang disebut dengan EXTRA BASS.

"Tingkatkan beat dan performa Anda. Kami menghadirkan EXTRA BASS yang menawarkan suara low-end yang 'punchy'. Itu akan memberi Anda dorongan untuk terus bergerak maju," kata Sony dalam situs resminya.

Beberapa fitur lain yang ditawarkan termasuk Secure Fit, Voice Assistant dan Easy Hands-Free Calling.

Tombol kontrol dari Sony WI-SP510 Wireless In-Ear Headphone. (Sony India)

Sony mengklaim bahwa headphone Bluetooth terbaru mereka bisa memutar musik hingga 15 jam dalam satu kali pengisian daya.

Sony WI-SP510 Wireless In-Ear Headphone dibanderol dengan harga 4.990 rupee atau Rp 921 ribu.

Headphone Bluetooth anyar dari Sony masih dijual terbatas di India dan masih belum diketahui mengenai ketersediaan secara global, termasuk ke Indonesia.