Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta
Dukung UMKM dan Pariwisata Yogyakarta, Gojek Inisiasi J3K

hitekno.com - Di tengah pandemi, Gojek tetap berusaha memastikan kenyamanan kepara para pelanggannya. Hari ini (18/08/2020) Gojek secara resmi menginisiasi gerakan J3K.

Saat acara sosialisasinya, Ridzky Novasandro selaku District Head Gojek DIY menjelaskan bahwa J3K ini diambil dari kata belakang Gojek (dibaca: Jek) agar pelanggan hingga mitra lebih mudah mengingatnya.

Inisiatif Jaga Kesehatan, Jaga Kebersihan, dan Jaga Keamanan atau dikenal J3K diharapkan memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan di tengah pandemi global COVID-19.

J3K diklaim sebagai wujud kesiapan Gojek beserta para mitranya untuk mendukung bangkitnya industri UMKM dan pariwisata di D.I Yogyakarta pada umumnya, dan Kabupaten Sleman khususnya.

Pihak Gojek sendiri mengungkapkan bahwa J3K sudah mulai dicanangkan pada Juli 2020, namun seremoni serta sosialisasi ke media yang dilakukan secara lebih lengkap baru dilaksanakan hari ini (18/08/2020).

Peluncuran inisiatif J3K di DI Yogyakarta dilaksanakan di Kabupaten Sleman oleh Bupati Sleman Drs H. Sri Purnomo M.Si hari ini (18/8), ditandai dengan penyerahan portable wastafel untuk daerah wisata di Sleman, serta memperkuat protokol kesehatan di ekosistem Gojek.

Awak media juga dipersilakan untuk mencoba simulasi J3K yang ada pada ekosistem aplikasi Gojek.

Kini layanan roda-dua GoRide sudah dilengkapi dengan dengan sekat pelindung yang berfungsi meminimalisir penyebaran virus melalui droplet. Bahkan secara bertahap, Gojek juga menyediakan hair cap untuk pelanggan layanan roda-dua GoRide.

Namun daerah-daerah lainnya juga akan menyusul menggunakan hair cap. Penggunaan penutup kepala diharapkan dapat membuat konsumen lebih aman dari paparan virus.

Meski begitu, pihak Gojek menyarankan kepada pelanggan, jika mereka tidak keberatan, untuk membawa helm sendiri.

"Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman, merupakan wilayah strategis bagi Gojek dimana kami telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Sleman. Di tengah situasi pandemi ini, kami juga memahami bahwa pariwisata menjadi salah satu sektor yang terkena imbas cukup dalam. Melalui protokol J3K yang melibatkan seluruh elemen super app yaitu mitra driver, mitra GoFood, dan pelanggan, kami siap untuk mendukung pariwisata di Sleman khususnya dan DIY bangkit kembali," kata Becquini Akbar selaku VP Regional Strategy Gojek Jabar & Jateng DIY.

Sementara itu, Jaga Kebersihan di dalam inisiatif J3K adalah program Gojek dalam memastikan kebersihan ekosistem, salah satunya dengan membuat Posko Aman J3K sebagai tempat melakukan desinfeksi kendaraan, pendistribusian masker, hairnet, tissue dan hand sanitizer bagi para mitra driver.

Adapun Jaga Keamanan di dalam inisiatif J3K merupakan program Gojek dalam memberikan perlindungan untuk keamanan bersama.

Seluruh Inisiatif J3K Gojek untuk mendorong produktivitas di cara hidup baru mendapatkan tanggapan positif dari Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo.

"Kami mengapresiasi langkah Gojek sebagai pemain di industri yang tanggap akan situasi pandemi dan membuktikan secara nyata bagaimana perusahaan mengedepankan aspek kesehatan, kebersihan, dan keamanan dalam layanannya bagi masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan upaya kami untuk membangkitkan perekonomian daerah, termasuk di dalamnya industri UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan tetap memprioritaskan kesehatan masyarakat," kata Sri Purnomo pada peluncuran inisiasi J3K di Pendopo Pemerintah Kabupaten Sleman hari ini (18/08/2020).

Inisiasi J3K dari Gojek diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pelanggan sehingga perekonmian dapat lebih menggeliat di kuartal selanjutnya.