Minggu, 24 Oktober 2021
Agung Pratnyawan : Senin, 19 Juli 2021 | 16:00 WIB

Hitekno.com - Hasil riset pasar smartphone global dari Canalys, Xiaomi sukses mengungguli Apple untuk bertengger di posisi kedua.

Kesuksesan ini membawa Xiaomi pada target baru, yanki berambisi untuk menduduki peringkat pertama di pasar smartphone China.

Dalam sesi wawancara, Pendiri sekaligus CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan, saat ini tidak lebih dari 30 persen konsumen membeli ponsel secara online.

Sebaliknya, 70 persen konsumen lebih suka membeli smartphone lewat offline. Dengan catatan ini, Xiaomi akhirnya membuka toko offline sejak 2016.

Lei Jun juga percaya bahwa Xiaomi memiliki efisiensi e-commerce untuk mencakup semua toko offline.

Ia juga mengaku tiap bulannya, Xiaomi membuka 1.000 toko offline. Kemudian pada akhir Juni kemarin, Xiaomi mengklaim saat ini telah memiliki 8.000 toko offline.

"Saat ini, setiap kabupaten di China sudah memiliki toko Xiaomi, jumlah ini akan terus meningkat," kata Lei Jun, dikutip dari Gizchina.

Riset Canalys kuartal kedua 2021, jumlah pengiriman smartphone terbanyak. [Canalys]

Menurutnya, ketika toko offline pihaknya sudah tercakup dan memiliki kesempatan untuk mencapai tempat pertama di pangsa pasar China.

Dari pernyataan di atas, Xiaomi jelas membidik posisi teratas di pasar smartphone China.

Perusahaan bakal melakukannnya dengan memperbanyak toko offline yang tampaknya diabaikan oleh produsen smartphone lainnya.

Sebelumnya, Canalys merilis laporan pengiriman vendor terbesar di dunia dalam kuartal dua 2021. Xiaomi muncul di posisi dua, menyalip Apple dan menempel Samsung.

Dalam laporan Canalys, Xiaomi berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 17 persen pada kuartal kedua 2021.

Di atas Xiaomi masih ada Samsung dengan pangsa pasar 19 persen selama kuartal dua tahun ini.

Posisi ketiga ada Apple dengan pangsa pasar 14 persen dalam pengiriman smartphone.

Di bawahnya ada Oppo dan Vivo dengan pangsa pasar masing-masing 10 persen.

Itulah terget baru Xiaomi yang berambisi menduduki peringkat pertama di pasar smartphone China. (Suara.com/ Dicky Prastya).

BACA SELANJUTNYA

Apple Jual Kain Lap Rp 260.000, Apa Keunggulannya?