Rabu, 22 September 2021
Agung Pratnyawan : Selasa, 14 September 2021 | 20:47 WIB

Hitekno.com - Richard Lu, Assistant General Manager of AIOT Business Unit at MediaTek melalui rilis resminya menyampaikan adanya tren perubahan terbesar dalam IoT (Internet of Things-IoT) adalah peralihan pemrosesan data dari cloud ke edge.

Hal ini terjadi seiring dengan kemajuan pesat dalam teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence-AI), yang mereformasi hampir setiap industri di dunia, termasuk IoT. Seiring dengan perangkat-perangkat edge yang semakin canggih, mereka merangkul pemrosesan dengan teknologi AI, yang telah membuat  industri AIoT  berkembang pesat.

Ini memungkinkan perangkat yang lebih bernuansa dan beragam menawarkan sejumlah manfaat seperti: 

  • Waktu respon yang lebih cepat: Memproses informasi secara lokal di perangkat, daripada mengirim informasi ke cloud, dapat mengurangi waktu jeda untuk pengalaman pengguna yang lebih baik.
  • Meningkatnya permintaan privasi pengguna dan perlindungan data: Pengguna kini semakin banyak berbagi informasi dengan perangkat mereka. Hal ini membuat privasi dan perlindungan data semakin menjadi perhatian. Pemrosesan edge dengan teknologi AI meminimalkan risiko keamanan dengan menyimpan informasi di perangkat, alih-alih mengirimkannya bolak-balik ke cloud.
  • Kebutuhan akan ketersediaan fungsi di mana saja: Edge AI memungkinkan konsumen untuk menggunakan fungsi pintar di perangkat mereka bahkan saat mereka tidak terhubung ke internet.
  • Persyaratan kemudahan koneksi: Statista memperkirakan bahwa pada tahun 2025 akan ada lebih dari 75 miliar perangkat IoT yang terpasang di seluruh dunia. Pertumbuhan data terus menerus yang dihasilkan oleh perangkat yang terhubung ke internet memunculkan tantangan bagi tersedianya infrastruktur jaringan; memproses informasi menggunakan edge mengurangi beban pada jaringan.
  • Kesadaran situasional atau lingkungan: Memungkinkan setiap perangkat membuat keputusan secara real-time berdasarkan apa yang terjadi di sekitarnya. Misalnya, layanan manajemen gedung yang merespon terhadap titik panas yang berbeda dari suhu dan kelembaban, atau di kota pintar di mana sinyal lalu lintas bereaksi terhadap perubahan arus lalu lintas, atau lampu jalan yang bekerja sesuai dengan tingkat cahaya atau keberadaan orang di sekitarnya.

MediaTek adalah salah satu dari sedikit perusahaan di dunia yang menyediakan perangkat AIoT yang berkualitas karena kemampuan uniknya dalam menghemat energi, SoC dengan performa tinggi, perkembangannya sebagai pemimpin industri prosesor AI untuk perangkat tanam (embedded devices), dan ekosistem mitra globalnya yang tak tertandingi.   

MediaTek telah menciptakan produk kelas komersial, desain referensi platform AIoT untuk industri vertikal seperti alat smart fitness, peralatan-peralatan rumah tangga, smart retail, Fintech, pergudangan, dan lainnya.

Ini untuk membantu brand baru dan startups (perusahaan-perusahaan rintisan) hingga perusahaan-perusahaan besar mendapatkan batu loncatan dalam pembuatan produk serta mempercepat waktu pengembangannya. MediaTek bahkan memenuhi persyaratan tingkat industri untuk rentang suhu yang luas, input daya yang lebar, dan suplai daya yang tahan lama.

Sekarang lebih mudah untuk mendapatkan ide baru. Cukup mulai dengan salah satu paket pengembangan perangkat keras 'Pumpkin', pilih dari berbagai macam add-ons periferal, konektivitas, dan berbagai ragam perangkat lunak.

Dari sana, pengembang produk kemudian dapat bekerja sama dalam ekosistem mitra AIoT yang sangat besar dari MediaTek meliputi berbagai ODM global, IDH, layanan desain yang bisa melayani desain sejauh yang diinginkan.

BACA SELANJUTNYA

Bawa Chipset Kencang, HP Misterius Realme Lolos Sertifikasi TENAA