Rabu, 01 Februari 2023
Cesar Uji Tawakal : Minggu, 04 Desember 2022 | 16:31 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Sistem bilangan biner merupakan salah satu dari empat jenis sistem bilangan. Dalam aplikasi komputer, bilangan biner hanya diwakili oleh dua simbol atau angka, yaitu 0 (nol) dan 1 (satu).

Bilangan biner di sini dipaparkan dalam sistem bilangan basis-2. Misalnya, (101)2 adalah bilangan biner. Setiap digit dalam sistem ini dikatakan sedikit.

Number System merupakan cara untuk merepresentasikan angka dalam arsitektur komputer. Ada empat jenis sistem bilangan, seperti:

• Sistem bilangan biner (basis 2)
• Sistem bilangan oktal (basis 8)
• Sistem bilangan desimal (basis 10)
• Sistem bilangan heksadesimal (basis 16).

Apa itu Sistem Bilangan Biner?

Bilangan biner didefinisikan sebagai bilangan yang dinyatakan dalam sistem biner atau sistem bilangan basis 2. Ini menggambarkan nilai numerik dengan dua simbol terpisah; 1 (satu) dan 0 (nol). Sistem basis-2 adalah notasi posisi dengan 2 sebagai radix.

Sistem biner diterapkan secara internal oleh hampir semua komputer dan perangkat berbasis komputer terbaru karena penerapannya langsung di sirkuit elektronik menggunakan gerbang logika. Setiap digit disebut sebagai bit. Sistem ini menggunakan kode untuk memahami instruksi operasional dan input pengguna dan menyajikan output yang relevan kepada pengguna.

Istilah biner juga mengacu pada sistem encoding/decoding digital di mana hanya ada dua kemungkinan status. Dalam memori data digital, penyimpanan, pemrosesan, dan komunikasi, nilai 0 dan 1 terkadang disebut rendah dan tinggi. Dalam transistor, 1 mengacu pada aliran listrik, sedangkan 0 menunjukkan tidak ada aliran listrik.

Tentang Biner

Sistem penomoran biner disempurnakan pada abad ke-17 oleh Gottfried Leibniz. Dalam matematika dan sistem komputasi, digit biner, atau bit, adalah satuan data terkecil. Setiap bit memiliki nilai tunggal 1 atau 0, yang berarti tidak dapat mengambil nilai lain. Komputer dapat merepresentasikan angka menggunakan kode biner dalam bentuk digital 1 dan 0 di dalam central processing unit (CPU) dan RAM.

Angka digital ini adalah sinyal listrik yang hidup atau mati di dalam CPU atau RAM. Sistem bilangan biner adalah dasar dari semua sistem dan operasi komputasi. Ini memungkinkan perangkat untuk menyimpan, mengakses, dan memanipulasi semua jenis informasi yang diarahkan ke dan dari CPU atau memori.

Hal ini memungkinkan untuk mengembangkan aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan hal berikut:

1. Melihat situs web;
2. Membuat dan memperbarui dokumen;
3. Bermain game;
4. Lihat video streaming dan jenis informasi grafis lainnya;
5. Mengakses perangkat lunak; dan
6. Melakukan perhitungan dan analisis data.

Skema biner digital 1 dan 0 menawarkan cara yang sederhana dan elegan agar komputer dapat bekerja. Ini juga menawarkan cara yang efisien untuk mengontrol sirkuit logika dan mendeteksi status true (1) dan false (0) sinyal listrik.

Cara Kerja Bilangan Biner

Sistem biner adalah bahasa utama dari sistem komputasi. Di dalam sistem ini, bilangan biner terdiri dari rangkaian delapan bit.

Seri ini dikenal sebagai byte. Dalam skema biner, posisi setiap digit angka akan menentukan nilai desimalnya. Jadi, dengan memahami posisi setiap bit, bilangan biner dapat diganti menjadi bilangan desimal.

Dalam angka desimal, setiap tempat tambahan dikalikan dengan 10 saat kita berpindah dari kanan ke kiri (tempat pertama, tempat ke-10, tempat ke-100, dst.). Namun, dalam bilangan biner, setiap penambahan tempat saat bergerak dari kanan ke kiri dikalikan dua. Dua contoh di bawah menjelaskan ide ini.

Itulah penjelasan mengenai sistem bilangan biner yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor: Pasha Aiga Wilkins

BACA SELANJUTNYA

Bocor, Ini Perangkat dari Google yang akan Usung Fuchsia OS