hitekno.com - Seorang Gamer FIFA menyesal setelah diketahui dia telah menghabiskan uang cukup banyak. Selama 2 tahun dia tanpa sadar telah menghabiskan banyak sekali uang untuk membeli item di game FIFA.
Gamer FIFA tersebut bernama Michael seorang pria berumur 32 tahun asal Inggris.
Pria itu menggunakan GDPR untuk meminta data mengenai item apa saja yang telah dia beli kepada penerbit EA (Electronic Arts/ pembuat game FIFA).
General Data Protection Regulation (GDPR) merupakan sebuah peraturan perlindungan data konsumen yang mulai berlaku di Eropa.
Dikutip dari Eurogamer, dia terkejut setelah tahu bahwa dalam kurun waktu 2 tahun dia telah menghabiskan 10.000 dolar AS atau Rp 144 juta.
Kartu pemain acak itu digunakan untuk membangun timnya. Michael setiap akhir pekan memainkan game FIFA dan sering membeli paket tersebut.
Bagi gamer, paket itu termasuk menggiurkan karena gamer bisa mendapatkan pemain yang sangat bagus.
Meski terlihat sebagai pay-to-win dan tidak sportif, masih banyak gamer FIFA yang membelinya.
Meski tidak berpengaruh pada penghasilannya, namun Michael menyesal karena uang sejumlah itu bisa untuk membeli keperluan lain yang lebih penting,
Nah, mendengar gamer FIFA menyesal meski memiliki banyak uang kamu seharusnya juga berhati-hati menghabiskan banyak uang untuk bermain game.
Berita Terkini
-
FFWS SEA 2026: RRQ Kazu dan MBR Omega Lolos ke Grand Finals di Surabaya
-
Eksplorasi JRPG Modern via Game Pass untuk Gamer Indonesia 2026
-
Cara Download Game PS2 di Android 2025: Lengkap dari Emulator, BIOS, hingga ISO
-
Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 23 November 2025, Klaim dan Raih Kartu OVR tinggi
-
39 Kode Redeem Mobile Legends 23 November 2025, Raih Limited Diamond