Agung Pratnyawan
Makin Ramai, Karyawan Lakukan Aksi Bela Rockstar Games di Twitter

hitekno.com - Rockstar Games sedang ramai di media sosial. Bukan karena akan merilis Red Dead Redemption 2, tapi karena budaya kerja di kantornya.

Kini para karyawan lakukan aksi bela Rockstar Games di Twitter. Banyak karyawan Rockstar Games yang memberikan testimoni positif akan perusahaannya ini.

Aksi bela Rockstar Games di Twitter ini dilakukan setelah sebelumnya ramai tuduhan pada budaya kerja disana. Disebutkan kalau kerja di perusahaan tersebut sangatlah keras.

Job J. Stauffer mengibaratkan kerja di pembuat Grand Theft Auto (GTA) ini seperti disandera dengan pistol di kepala.

Budaya kerja di Rockstars Game ini memang berasal dari passion yang tumbuh dari dalam. Para karyawan dengan sukarela kerja keras bagai kuda karena itu yang mereka mau.

Klarifikasi Dan Hauser ini tetap tidak bisa membendung keramaian di media sosial. Akhirnya perusahaan ini pun membiarkan dunia yang menjawabnya.

Dan tentu saja, pencabutan larangan ini disambut baik oleh para karyawan. Terbukti para karyawan langsung melakukan aksi bela Rockstar Games di Twitter.

Para karyawan ini menceritakan seperti apa budaya kerja sebenarnya di perusahaan tersebut. Yang mayoritas testimoni positif.

Banyak yang mengungkap kalau mereka tidak pernah dipaksa untuk bekerja sampai 100 jam seminggu. Namun mereka melakukannya karena passion.

Budaya kerja kini terasa lebih santai. Disebutkan kalau di masa penggarapan Red Dead Redemption 2 ini jauh lebih santai dibanding saat GTA V.

Berikut ini beberapa tweet dari para karyawan aktif Rockstar Games mengenai budaya kerja di perusahaan games ternama ini.

Phil Beveridge, Senior Code Content Developer Rockstar North

Akankah aksi bela Rockstar Games ini dapat membuktikan kalau budaya kerja di sana lebih santai? Dan apakah Red Dead Redemption 2 bisa lebih dari GTA V?