Sabtu, 15 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Kamis, 30 Juli 2020 | 17:30 WIB

Hitekno.com - Sebuah penjara atau lembaga pemasyarakatan telah menggelar turnamen Esports yang dikhususkan untuk para narapidana. Gelaran ini mempertandingkan game DOTA.

The Baguio City Jail Management (BJMP), sebuah penjara di Filipina ini yang menggelar turnamen Esports yang mempertemukan narapidana dalam game DOTA.

Karena keterbatasan perangkat, yang diperlombakan ini DOTA generasi pertama. Bukan DOTA 2 yang selama ini kita kenal buatan Valve.

Nampak dalam foto yang dipostingkan akun Facebook 95.7 Brigada News FM Koronadal, nampak narapidana sedang duduk bermain DOTA di salah satu sudut penjara.

Dengan kaos kuning, narapidana ini bertanding dalam tim beranggotakan tiga orang. Alias DOTA 3 vs 3 yang dipertandingkan oleh penjara Filipina tersebut.

Tentu saja langkah penjara ini menggelar turnamen Esports di dalam penjara ini mendapatkan tanggapan positif dari kalangan gamer Filipina.

Nampak dalam postingan fanspage 95.7 Brigada News FM Koronadal tersebut mendapatkan ribuan komentar dan lebih dari 27 ribu dibagikan ulang.

Turnamen Esports di penjara untuk narapidana. (Facebook/ Bjmp Baguio Cj-md)

Foto-foto narapidana tengah bertanding game Esports ini berasal dari akun Facebook milik penjara Filipina, Bjmp Baguio Cj-md.

Disebutkan penyelenggaraan turnamen DOTA ini termasuk dalam program untuk meningkatkan kesehatan mental para tahanan selama dalam penjara.

Turnamen Esports ini masih dalam rangka uji coba saja, untuk mengamati apakah dapat membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan mental narapidana.

Kemungkinan jika program ini sukses, dapat dilanjutkan dan lebih sering digelar turnamen Esports untuk para narapidana di dalam penjara.

Nampak dalam foto pula, pemenang turnamen ini mendapatkan secarik kertas dari petugas. Tidak diketahui apa yang didapatkan juara tersebut.

Turnamen Esports di penjara untuk narapidana. (Facebook/ Bjmp Baguio Cj-md)

Itulah turnamen Esports yang digelar penjara Filipina untuk para narapidana. Menariknya mereka saling bersaing dalam permainan DOTA bukan DOTA 2.