Senin, 29 November 2021
Agung Pratnyawan : Selasa, 11 Mei 2021 | 11:01 WIB

Hitekno.com - PlayStation 5 atau PS5 menjadi konsol game yang banyak diburu, namun sayangnya ketersediaanya tergolong langka. Tak heran harga tidak resminya sampai melambung tinggi.

Hingga saat ini, Sony telah menjual 7,8 juta unit PS di seluruh dunia. Dan permintaan akan konsol game ini masih saja tinggi, hingga terjadi kelangkaan barang.

Dikutip HiTekno.com dari Suara.com, Sony mewanti-wanti bahwa konsol game terbarunya itu masih akan langka di pasaran hingga 2022 mendatang.

Seperti diwartakan Bloomberg, Senin (10/5/2021), Sony memang berambisi menjual 14,8 juta PlayStation 5 dalam 12 bulan ke depan. Tetapi karena kelangkaan chip, pihaknya kesulitan untuk memenuhi permintaan pasar akan konsol game terbaru tersebut.

Sebelumnya Sony memprediksi produksi PS5 akan meningkat pada paruh kedua 2021. Akan tetapi optimisme itu memudah setelah para produsen chipset dunia tak kunjung bisa memacu produksi mereka seperti yang diinginkan pasar.

Aksesoris PlayStation 5. (PlayStation)

Sony bahkan tak bisa memperkirakan kapan pasokan konsol game PS5 akan meningkat di tengah kondisi yang tak menentu ini.

"Saya melihat permintaan belum akan turun tahun ini dan bahkan jika kami bisa memperoleh cukup chipset dan memproduksi lebih banyak PS5 tahun depan, pasokan kami belum bisa memenuhi permintaan pasar," kata direktur finansial Sony, Hiroki Totoki dalam sebuah pertemuan tertutup.

Sony tidak sendirian dalam memenuhi permintaan pasar. Dua pesaing utama, Nintendo dan Microsoft juga sedang sukar memproduksi konsol-konsol game mereka karena krisis chipset di dunia.

PlayStation dan Xbox dari Microsoft sama-sama menggunakan chipset AMD. Sementara Nintendo Switch menggunakan chipset buatan Nvidia.

Kurangnya pasokan chip saat ini berimbas pada kelangkaan konsol game, tidak terkecuali PlayStation 5 dari Sony.  (Suara.com/ Liberty Jemadu).

BACA SELANJUTNYA

Daftar Harga Harga PS5 dan Aksesorisnya, Masih Semahal Dulu?