Selasa, 16 Agustus 2022
Rezza Dwi Rachmanta : Kamis, 03 Februari 2022 | 12:18 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Kendala pasokan chip yang menerpa industri global juga berdampak pada Sony. Petinggi perusahaan menjelaskan perkiraan penjualan PS5 turun lebih dari 3 juta unit.

Melalui laporan pendapatan perusahaan per kuartal pada awal Februari 2022, Chief Financial Officer Sony, Hiroki Totoki mengatakan bahwa perusahaan telah menurunkan perkiraan penjualan untuk PS5 pada kuartal mendatang.

Pernyataan dari petinggi perusahaan mengindikasikan adanya penurunan perkiraan penjualan PS5 dibanding empat bulan terakhir. Hiroki Totoki mengharapkan untuk mengirim konsol sebanyak 11,5 juta unit di tahun fiskal saat ini.

Hal tersebut turun dari perkiraan penjualan awal pada angka 14,8 juta unit. Itu menyiratkan bahwa masalah pasokan atau stok masih melanda Sony di tahun 2022.

Dikutip dari Games Radar, Totoki mencatat bahwa permintaan untuk PS5 sangat tinggi, tetapi mitra yang memasok komponen untuk membuat konsol generasi baru tidak dapat memenuhinya.

Hands-On controller DualSense PS5. (YouTube/ thegameawards)

Menurut CFO, itu disebabkan oleh masalah kekurangan chip yang dihadapi oleh pemasok di seluruh dunia. Sebagai informasi, komponen chip tertentu sangat sulit ditemukan oleh produsen konsol selama pandemi. Ini menyebabkan terbatasnya pasokan konsol PS5 dan Xbox Series X, serta kartu grafis untuk produsen seperti Nvidia.

Totoki mengumumkan bahwa Sony kini telah melampaui pengiriman 17,3 juta PS5 di seluruh dunia sejak konsol meluncur pada November 2020.

Meski begitu, itu bukan berita baik mengingat jumlah pengiriman melambat dalam beberapa bulan terakhir.

Perusahaan telah mengirimkan 3,9 juta PS5 dalam empat bulan terakhir. Angka tersebut mengalami penurunan dibanding periode yang sama di mana mereka mampu mengirim 4,5 juta konsol.

PlayStation 5 atau PS5. (PlayStation)

Pada laporan sebelumnya, Sony disebutkan masih akan meneruskan produksi konsol PS4, sebagai imbas semakin terbatasnya produksi PS5. Petinggi Sony sebenarnya sudah pernah menjelaskan mengenai potensi kelangkaan PS5 pada kuartal kedua 2021.

"Saya melihat permintaan belum akan turun tahun ini (2021) dan bahkan jika kami bisa memperoleh cukup chipset dan memproduksi lebih banyak PS5 tahun depan (2022), pasokan kami belum bisa memenuhi permintaan pasar," kata Hiroki Totoki di tahun lalu. Jika masalah komponen atau pasokan chip masih berlanjut, calon konsumen PS5 sepertinya harus bersabar terkait potensi kelangkaan konsol.

BACA SELANJUTNYA

Sony Rilis 3 Speaker Portabel, Harga Mulai Rp 2 Jutaan