Minggu, 05 Februari 2023
Rezza Dwi Rachmanta : Sabtu, 22 Oktober 2022 | 18:07 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Tim Dota 2 asal Indonesia bermain ciamik saat mengawali Playoff TI 11 dengan menumbangkan juara The International tahun lalu, Team Spirit. Sayang, langkah BOOM Esports terhenti karena mereka kalah dari PSG.LGD dengan skor 0 vs 2.

FBZ dkk harus puas mengakhiri perjalanan The International 2022 (TI 11) di posisi 12 besar. Meski terlihat mengecewakan, namun masuknya BOOM Esports di kompetisi akbar The International patut diapresiasi oleh penggemar eSports Tanah Air.

Mereka mampu berjuang habis-habisan dari babak grup hingga masuk ke Playoff. BOOM sempat dianggap remeh oleh lawan dan juga penggemar Dota 2 internasional.

Meski begitu, mereka mampu menampar balik dengan kemenangan meyakinkan atas Team Spirit. Perlu diketahui, Team Spirit merupakan juara utama The International 10 pada tahun lalu.

BOOM Esports lantas melaju ke Lower Bracket Round 2 dan menghadapi PSG.LGD. Jika masih ingat, Team Spirit dan PSG.LGD merupakan dua finalis The International 10.

BOOM Esports lolos kualifikasi The International 11 Dota 2. (Instagram/ @boomesportsid)

Team Spirit adalah peraih juara utama sementara PSG.LGD merupakan runner up The International 2021.

Sempat menelan lose streak, BOOM Esports tetap memberikan yang terbaik sehingga mereka mampu lolos ke Main Event atau Playoff.

Mereka masuk di Grup A dan melawan tim tangguh seperti Team Liquid, PSG.LGD, OG, dan Evil Geniuses.

FBZ dkk menelan lima kekalahan, tiga seri, dan satu kemenangan di fase grup. Ini membuat situasi BOOM Esports kurang menguntungkan.

Mereka akhirnya lolos pada situasi menegangkan melalui Tiebreaker. Dua kemenangan atas BB Team dan Soniqs di Tiebreaker dengan skor 1 vs 0 membuat BOOM Esports lolos di Lower Bracket.

Ilustrasi logo The International Dota 2. (YouTube Dota2)

Penggemar Dota 2 mengapresiasi BOOM ketika mereka mampu mendominasi dan memenangkan permainan melawan Team Spirit.

Roster TS yang pernah mengatakan bahwa BOOM adalah tim medioker langsung terpatahkan pada saat itu.

Deretan roster BOOM Esports yaitu Souliya "Jackky" Khoomphetsavong, Erin "Yopaj" Ferrer, Saieful "FBZ" Ilham, Rolen "skem" Ong, dan Timothy "Tims" Randrup.

Bertanding dalam sistem BO3, draft dari BOOM kurang meyakinkan sehingga mereka tertekan sejak awal. BOOM harus mengakui keunggulan PSG.LGD dan mengakhiri permainan dalam kurun waktu 30 menit.

BOOM kalah dari PSG.LGD. (YouTube Dota2)

Game kedua berlangsung lebih sengit. Deretan hero seperti Bloodseeker, Kunkka dan Death Prophet diambil oleh BOOM Esports.

Sementara tim lawan mengandalkan Drow Ranger dan Ember Spirit sebagai damage dealer. Permainan Zhang "Faith_bian" Ruida dengan hero Visage-nya mengacaukan formasi BOOM Esports.

PSG.LGD mengunci kemenangan game kedua dengan skor 13 vs 11 di menit ke-34. Setelah Fnatic tersingkir, BOOM Esports menjadi satu-satunya tim Asia Tenggara di TI.

Mengingat langkah BOOM Esports terhenti, kini tak ada perwakilan SEA yang tersisa di Main Event The International 2022.

BOOM Esports diyakini tetap memperoleh hadiah fantastis meski hanya berakhir pada 12 besar The International 2022.

BACA SELANJUTNYA

Susul Atlet Esports Lain, Pemain RRQ dan EVOS Ini Ikuti Seleknas SEA Games 2023