Sabtu, 04 Februari 2023
Agung Pratnyawan : Senin, 28 November 2022 | 11:30 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Penasaran dengan apa yang Pain Akatsuki katakan sebelum dia benar-benar menghancurkan Konoha? berikut Hitekno.com telah merangkum informasinya khusus buat kamu para penggemar Naruto.

Kepopuleran Naruto di industri anime bukanlah hal yang bisa dijadikan bahan candaan. Serial ini telah mendapatkan jumlah penggemar yang luar biasa sejak adaptasi animenya dari tahun 1999 hingga 2017. 

Selama waktu itu, jutaan orang mengalami beberapa hal dan pengalaman yang paling berkesan dengan semua karakter, baik itu pahlawan atau antagonisnya.

Ya, tak dapat dipungkiri jika beberapa antagonis di anime Naruto juga memiliki marwah dan layak mendapat rasa hormat setara dengan karakter protagonisnya. Salah satu karakter yang dimaksud adalah Pain Akatsuki.

Ada satu peristiwa di mana Pain Akatsuki sukses mencuri perhatian penggemar dan membuat pemirsa merenungkan kembali apa yang dilakukan oleh ketua organisasi Akatsuki tersebut.

Pain adalah antagonis utama pertama dalam sekuel dari seri aslinya. Dia menarik hati penggemar mesti menjadi biang kerok hancurnya desa protagonis dalam serial ini, Naruto.

Tapi jika kamu ingat, ada sebuah kalimat yang Pain Akatsuki katakan sebelum dirinya benar-benar menghancurkan desa. Apa itu?

Apa yang Pain Akatsuki katakan sebelum menghancurkan desa?

Naruto - Six Path Pain Akatsuki menyerang Konoha. (fandom)

Pain dikenal sebagai penjahat yang "terhormat". Dia selalu punya alasan ketika hendak melakukan berbagai hal, salah satunya juga ketika Pain Akatsuki menghancurkan Konoha.

Pain diketahui menghancurkan Konoha untuk mencari di mana Naruto berada dan hendak mengambil Ekor-Sembilan yang ada dalam diri protagonis.

Sebelum Pain Akatsuki menghancurkan Konoha, Pain mengatakan kalimat yang demikian:

"Rasakan rasa sakit. Renungkan rasa sakit. Terima rasa sakit. Kenali rasa sakit. Orang yang tidak tahu rasa sakit tidak mungkin memahami kedamaian sejati. Aku tidak akan pernah melupakan rasa sakit Yahiko. Dan sekarang, dunia akan mengetahui rasa sakit. Shinra Tensei," katanya.

Dalam kalimat tersebut, Pain meminta semua orang menerima rasa sakit yang akan diberikan sebagai perwujudan jika mereka adalah masih manusia.

Sebagai tambahan, Shinra Tensei, juga dikenal sebagai Dorong Mahakuasa, dianggap sebagai salah satu kemampuan terkuat dari mereka yang menggunakan Rinnegan. 

Ketika menggunakan teknik Shinra Tensei ini, pengguna dapat memanipulasi gaya tolak untuk mendorong segala sesuatu, baik materi maupun teknik. Dalam hal ini, itu adalah keseluruhan desa, mulai dari tengah, sampai ke perbatasan.

Pengguna dapat secara signifikan meningkatkan area efek dan kekuatan keseluruhannya berdasarkan jumlah Chakra yang digunakan dalam kemampuan khusus ini, sementara efeknya, tidak ada bentuk serangan yang dapat membahayakan tubuh pengguna. 

Serangan Shinra Tensei dapat menembus segala bentuk materi, termasuk logam dan batu.

Ketua Akatsuki ini juga banyak sekali menyinggung rasa "sakit" sebelum menghancurkan Konoha. Ini mengacu pada sensasi tidak menyenangkan manusia yang memang demikianlah yang harus mereka tanggung sebagai bagian dari kehidupan.

Kata-kata Pain diikuti dengan dua kalimat pendek lagi, di mana dia membenarkan tindakannya yang akan datang dengan menjamin perdamaian ke seluruh dunia.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kata "Pain" diberikan oleh Nagato , seorang yatim piatu perang dengan kemampuan Rinnegan. Saat dia mengendalikan enam mayat secara bersamaan dengan kekuatannya, salah satu mayat itu adalah teman masa kecilnya, Yahiko.

Oleh karena itu, dalam kalimat Pain ada kata "sakit Yahiko" yang sebenarnya bisa berarti banyak hal, deduksi yang paling logis adalah kemarahan Nagato pada kenyataan bahwa Yahiko meninggal tanpa melihat dunia damai, yang terakhir diperjuangkan sepanjang hidupnya.

Itulah kata-kata yang diucapkan Pain Akatsuki sebelum dirimnya menyerang deas Konoha dalam serial Naruto.

Kontributor: Damai Lestari

BACA SELANJUTNYA

Naruto: Seberapa Kuat Kakashi Hatake Tanpa Sharingan?