hitekno.com - Mendiang aktris Suzanna dikenal publik sebagai salah satu legenda horor di dunia perfilman Indonesia.
Tatapannya yang dingin, berpadu kecantikan parasnya membuat publik kagum sekaligus bergidik melihat perannya di film.
Perannya pun beragam di dunia perfilman. Mulai dari kuntilanak, Nyi Blorong, hingga sundel bolong pernah dilakoninya.
Wajar saja, dia dijuluki ratu horor Indonesia dengan sederet peran mengerikan yang dilakoninya dalam film.
Rumah produksi Soraya Film berupaya 'menghidupkan' sosok Suzanna yang meninggal pada 15 Oktober 2008 di Magelang.
Suzanna akan dibangkitkan melalui film produksi mereka, 'Bernafas dalam Kubur'.
Lalu siapa yang menggantikan peran Suzanna dalam film tersebut? Dia merupakan artis cantik Luna Maya.
Beberapa hari silam, Soraya Film melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @sorayafilms, merilis first look dari filmnya yang digarap sutradara Anggy Umbara.
"Suzzanna telah kembali lagi dengan film terbarunya Bernafas dalam kubur. Hanya di bioskop! 2018! Ini dia exclusive first look dari filmnya. #suzzanna #bernafasdalamkubur #hanyadibioskop," kicau akun @sorayafilms.
Dalam foto yang diunggah, terlihat sesosok wanita mirip Suzanna yang berbalut mukena. Apakah Suzanna bangkit lagi?
Ternyata, sosok tersebut merupakan Luna Maya yang dimakeup sangat mirip dengan ratu horor itu.
Saking miripnya, sejumlah netizen mengaku merinding dengan penampakan di foto tersebut.
Tak jarang netizen yang sulit untuk percaya bahwa sosok di foto itu merupakan Luna Maya.
"Btw ini bneran Luna Maya ya? Krn seriusan, mirip bgt sm Suzanna," cuit akun @FilmCerita.
"@sorayafilms Mirip bgtt mau matiin lampu kamar gajadi serem ugha," kicau akun @vaniahrmwn_.
"@sorayafilms Kok udh merasakan serem yah hft," cuit akun @mustafakhemal.
"@sorayafilms kok langsung merinding ya :`)," kicau akun @saleseles.
"@sorayafilms Merem aja udah bikin merinding," cuit akun @Hafizharya30.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi