hitekno.com - Hyoyeon salah satu anggota girlband Korea Selatan SNSD, diduga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seorang pria saat dirinya melakukan live di Instagram.
Perlakuan tidak menyenangkan tersebut terjadi saat dirinya berada di acara ''World Club Dome Korea'' di Incheon, Korea Selatan.
Saat ditengah-tengah Hyoyeon SNSD tersebut merekam acara di live streaming Instagram miliknya, tiba-tiba dirinya mengatakan ''Hey don't touch me!'' yang berarti ''jangan sentuh saya!'' kepada seorang pria yang tengah melintas.
Setelah mendengar Hyoyeon SNSD mengatakan hal itu, pria tersebut kembali datang dan berkata ''selama kamu ada di panggung, ini adalah peraturan saya! jangan rekam saya!'' teriak si pria tersebut.
Dalam rekaman video Hyoyeon, terlihat si pria tadi tampak mengenakan pakaian staf acara tersebut.
Beberapa kali wajah pria tersebut terekam di video, namun karena tidak nampak jelas karena minimnya pencahayaan saat itu.
Dari dirinya menegur Hyoyeon SNSD, diperkirakan pria tersebut adalah orang asing dan anggota staf.
Dalam video berdurasi 1 menit 19 detik tersebut, si pria sempat berjalan menjauh dan kembali menghampiri Hyoyeon dan mengatakan agar Hyoeyoen segera turun dari panggung.
Namun, aksi pria tersebut tak berlanjut lama karena seorang wanita yang menemani Hyoyeon SNSD saat itu, memotong perlakuan kasar dan membuat si pria pergi menjauh.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara acara terkait perlakuan tidak menyenangkan yang terjadi pada Hyoyeon.
Tentunya peristiwa yang menimpa Hyoyeon SNSD ini langsung viral di kalangan SONE. Mereka merasa tidak terima idolanya, Hyoyeon SNSD mendapat perlakuan tersebut.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana