hitekno.com - Menyambut gelaran Borobudur Marathon 2018, kawasan Borobudur perlahan-lahan sudah melakukan beberapa perubahan guna kenyamanan acara, salah satunya adalah dengan memasang beberapa banner kocak ini.
Borobudur Marathon tahun ini digadang-gadang menjadi lomba lari maraton pertama di Indonesia yang menggunakan blue line atau garis biru pada setiap rute lomba. Penggunaan blue line ini diharapkan dapat memotivasi para pelari agar cepat sampai ke garis finish.
Untuk gelarannya kali ini, Borobudur Marathon 2018 membuka setidaknya empat kelas, yakni Full Marathon (42,195 km), Half Marathon (21,0975 km), 10K (10 km), dan Friendship Run (3,7 km).
Sangat bersemangat menyambut gelaran ini, dalam kawasan Borobudur, kamu akan menemukan berbagai banner dengan kalimat-kalimat kocak.
Tenang saja, kalimat-kalimat kocak ini diharapkan dapat memberikanmu semangat agar lekas sampai ke garis finis lho.
''Marathon banner lv: Borobudur Marathon'' tulisnya dalam isi cuitan tersebut.
Kalimat-kalimat dari banner ini bahkan menggunakan bahasa Jawa yang diterjemahkan ke bahasa Inggris.
''Ojo nganti tukang foto mbongkar aibmu gek mlaku..'' tulis kalimat ini yang jika diterjemahkan menjadi ''Jangan sampai tukang foto membongkar aibmu baru mau jalan..''.
Walaupun menggunakan bahasa Jawa, si pembuat banner juga menyematkan kalimat dengan bahasa Inggris di banner ini.
''Wes dandan klimis, kocomotoan, kok mung mlaku. Isiiiiiin..'' tulis banner lainnya yang berarti ''Udah dandan rapi, pake kacamata, kok cuma jalan. Maluuu..''.
Di bagian bawah kalimat juga ada terjemahan dengan bahasa Inggris ''Preepy look, sunnies ready, why are you walking?''.
Penjelasan bahasa Inggris untuk kalimat ini juga tidak ketinggalan nih. ''Your sweetheart is out there! Let's run or you ruined!''.
Jika kalimat bahasa Jawa dan bahasa Indonesia seperti itu, bahasa Inggris-nya ''Cuddling is better than walking slowly..''.
Cuitan mengenai banner kocak Borobudur Marathon ini hingga hari ini sudah mendapat 1.604 retweets dan 35 balasan.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih