hitekno.com - 2018 merupakan tahun penuh warna, banyak kejadian menyenangkan maupun menyedihkan. Termasuk banyak hal buruk yang populer atau tren toxic 2018.
Tidak dipungkiri banyak kejadian yang viral di internet selama 2018. Walaupun populer, namun tak semuanya baik untuk ditirukan.
Banyak challenge atau tantangan aneh yang membahayakan. Hingga kejadian tak pantas dan menuai kontroversi yang menjadi trending di media sosial.
Terutama untuk orang asia, banyak tren toxic yang terjadi di 2018. Banyak pula yang malah terjadi dan populer di Asia.
Berikut ini 8 tren toxic 2018 yang geger di kalangan netizen Asia menurut yang dirilis Nextshark.
1. Logan Paul
Video ini pun menggemparkan internet dan menyulut amarah netizen global. Bahkan YouTube hingga merubah aturan video di platform mereka.
2. Challenge yang Tak Sehat
Challange-challange ini sangat membahayakan kesehatan tubuh. Apalagi dengan cara diet ketat untuk bisa membentuk tubuh sesuai challenge tersebut.
3. Ajang Pamer Kekayaan
Yang berbahaya, banyak yang melakukan Falling Stars challenge ini di tempat-tempat berbahaya. Seperti di tengah jalan raya.
4. Perawatan Kecantikan Berbahaya
Seperti tren memutihkan kemaluan pria yang populer di Thailand. Banyak orang asia termasuk Indonesia, yang ingin merubah tubuhnya seperti bule.
5. White-washed Asian food
Seperti rendang cripsy, pho pot pie, kimchi on toast dan sushi croissant. Makanan-makanan ini membuat netizen Asia menjerit.
6. Dolce & Gabbana
Walau telah minta maaf dan menarik iklannya, Dolce & Gabbana terlanjur di benci warga Cina. Bahkan mereka sengaja membuang produk-produk Dolce & Gabbana.
7. Andrew Zimmern
Perkataannya saat membuka restoran terbarunya, pria ini dianggap merendahkan restoran Chinnese Food lainnya. Terutama restoran yang dibuka oleh imigran asal Cina.
8. Gwyneth Paltrow
Termasuk metode telur giok yang diklaimnya sebagai praktik kesehatan Cina kuno. Ia juga asal klaim sebagai orang yang mempopulerkan Yoga.
Itulah 8 tren toxic 2018 kemarin. Jangan sampai tren-tren ini terunglang kembali.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih