hitekno.com - Entah untuk hiburan atau sebagai cara membuat tempat menjadi sangat nyaman, baru-baru ini Donald Trump memasang simulator untuk bisa bermain golf virtual di Gedung Putih.
Simulator golf virtual ini dipasang dengan harga 50 ribu dolar AS atau sekitar Rp 700 juta. Bukan di sebuah lapangan, simulator golf virtual ini diletakkan dalam ruangan pribadi Donald Trump.
Dilansir dari The Washington Post, Donald Trump membayar biaya simulator golf virtual tersebut dengan uang pribadinya.
Ide memasang simulator golf virtual ini memang memiliki tujuan khusus. Hal ini karena saat ini Donald Trump tengah menjadi objek pengawasan karena dianggap terlalu sering menghabiskan waktu di luar untuk bermain golf selama masa kepemimpinannya.
Karena selama musim dingin dirinya tidak bermain golf, pihak Gedung Putih lalu mengabulkan permintaannya dan memasang simulator golf virtual.
Melihat dari deretan teknologi canggih yang pernah terpasang di Gedung Putih, ini bukan pertama kalinya.
Pasalnya, sebelumnya Barrack Obama pernah juga memasang simulator golf virtual versi lawas di ruangan tersebut saat dirinya masih menjabat sebagai presiden.
Teknologi lain yang pernah terpasang di Gedung Putih adalah sebuah teknologi pengenalan wajah. Teknologi pengenalan wajah ini sempat akan dipasang oleh United States Secret Service atau USSS pada tahun 2008.
Baca Juga
Pihak Gedung Putih memang memberikan kelonggaran bagi penghuninya untuk menyalurkan hobi. Sebelumnya Presiden Dwight D Eisenhower pernah meminta area hijau yang ditumbuhi rumput pendek.
Presiden Richard M Nixon meminta arena bermain bowling, dan Presiden Barrack Obama meminta lapangan basket dan simulator golf virtual.
Keberadaan simulator golf virtual ini bisa sebagai hiburan sekaligus metode untuk menyalurkan hobi Donald Trump ya.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana