hitekno.com - Kejadian apes baru saja dialami oleh seorang pria dengan username @pargo_ryan. Ingin bakar sampah, pria ini dikejutkan dengan isi kantong plastik berwarna biru dalam kumpulan sampahnya. Kantong plastik biru tersebut rupanya berisi uang jutaan rupiah yang tidak sengaja terbakar bersama sampah yang lain.
''Mau bakar sampah, malah duit yang di dalem plastik yang kebakar..'' tulis cuitan @pargo_ryan pada Jumat (29/3/2019) lalu dan menjadi viral di Twitter.
Tidak diketahui secara pasti alur cerita hingga uang jutaan rupiah ini bisa terbakar hangus bersama sampah-sampah lainnya.
Dari foto tersebut, terlihat segepok uang pecahan Rp 50.000 yang hampir terbakar hangus. Total satu gepok uang pecahan Rp 50.000 tersebut adalah Rp 5 juta.
Karena ada dua gepok uang Rp 5 juta, maka dipastikan jika total keduanya adalah Rp 10 juta.
Menyisahkan satu lembar uang Rp 50.000 di bagian depan, sebagian besar uang ini sudah hangus terbakar api hingga menghitam.
Kejadian ini langsung saja menjadi viral di Twitter dan mendapat komentar beragam dari netizen sesama pengguna Twitter.
''Aduh nyesek dek duitnya kebakar :(('' tulis @fadhilahahaha kecewa.
''Lah ini foto duit siapaaa. Tapi kenapa gw yg nyesek liatnya..'' bukan uangnya, netizen dengan akun @JajangJenudin ini rupanya dibuat sedih dan nyesek dengan kejadian yang dialami @pargo_ryan.
''KAMU THE REAL OF ORANG KAYA YAA, SAMPE DUIT AJA KEBAKAR :((((((((((('' komentar @hehehevinn.
''Kemiskinanku meronta ronta tak trima..'' ungkap @mizukira30 yang ikut nyesek.
Ikutan nyesek nggak melihat uang jutaan rupiah terbakar hangus yang diunggah akun @pargo_ryan ini? Sayangnya, kejelasan kisahnya masih menjadi misteri.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi