hitekno.com - Netizen kekinian biasanya sangat menyukai aksi mengerjai atau dikenal sebagai prank yang kreatif dan kocak. Prank yang dilakukan oleh sahabat pria ini viral di Facebook setelah banyak netizen menyukai kehebohan dan kekocakannya.
Sebuah fanspage Facebook Coin de Couples membagikan unggahan kocak mengenai prank di sebuah momen yang sangat sakral.
Unggahan tersebut viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 38 ribu Like dan puluhan ribu komentar.
Postingan semakin viral setelah dibagikan lebih dari 93 ribu kali. Di dalam unggahan memperlihatkan sebuah pernikahan yang sangat janggal.
Bagaimana tidak, di pernikahan itu terlihat seorang pengantin wanita dengan dada berbulu dan brewok khas laki-laki.
Kejadian ini berlangsung di Snohomish, Washington, Amerika Serikat.
Pada sekitar akhir tahun 2018, David Hoffman akan menikahi kekasihnya, seorang perempuan tulen bernama Brianne Dennis.
Namun, sang pendamping sekaligus sahabat prianya yang bernama Timmy, ingin melakukan prank dan bertukar posisi dengan Briane Dennis.
Dikutip dari Comic Sands, di Amerika Serikat, terdapat sesi "first look", sebuah tren baru di pernikahan di mana pengantin laki-laki mendapatkan pandangan sekilas sebelum upacara.
Saat momen ini, calon pengantin pria dan wanita mendapatkan waktu semi pribadi untuk melakukan foto-foto yang akan mereka kenang selamanya.
Sayangnya, Timmy sepertinya "menghancurkan" sekaligus menghibur di momen first look milik sahabatnya dengan menyamar sebagai pengantin wanita.
Berikut momen lucu yang viral di Facebook ketika seorang sahabat mengerjai habis-habisan di pesta pernikahannya:
1. Mempelai wanitanya kok banyak bulu dan brewokan ya?
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia