hitekno.com - Umumnya pada bulan Ramadan dan hari raya Lebaran, operator telekomunikasi mengalami kenaikan traffic data. Begitu juga dengan PT. Smartfren Telecom, Tbk, di Lebaran 2019 ini.
Di Lebaran 2019 ini, Smartfren mengalami lonjakan traffic data. Khususnya layanan streaming dan aplikasi media sosial, mengalami lonjakan signifikan.
"Seperti yang sudah kami prediksi, di bulan Ramadan dan juga hari raya lebaran tahun 2019 akan terjadi kenaikan lalu lintas data, dan memang benar terjadi kenaikan khususnya di layanan streaming video, kemudian yang kedua adalah para pengguna sosial media," Ujar Sharizan Zaki Pondren, Head of Customer Experience and Analytic Smartfren.
"Namun kami bersyukur bahwa sepanjang Ramadan hingga selesainya hari raya Lebaran 2019, Smartfren sukses melayani dan memberikan kelancaran komunikasi bagi setiap pelanggannya." lanjutnya.
Selain itu berdasarkan data yang dimiliki, mobilitas pelanggan Smartfren selama mudik dan hari raya Lebaran paling banyak terjadi di Semarang, Medan, Makassar, dan Palembang.
Selain itu, Smartfren juga melakukan monitoring 24 jam X 7 hari dari NOC di seluruh jalur mudik, lokasi publik dan kota tujuan.
Sepanjang Ramadan Smartfren juga menghadirkan menghadirkan beragam pilihan paket kuota internet mulai dari unlimited hingga kuota super besar.
Mulai dari paket Worry free "Super 4G Unlimited" hingga pilihan kuota super besar dari paket "Super 4G Kuota" Smartfren, juga menghadirkan beragam layanan digital mulai dari layanan super 4G video bagi para movie lovers, Super 4G Music bagi para penikmat lagu, hingga Super 4G Games, bagi para gamers
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia