hitekno.com - Sesuatu yang unik dan berbeda dari yang lain biasanya merupakan hal yang bisa menarik perhatian netizen. Sebuah unggahan yang memperlihatkan tampilan yang tak biasa dari riasan wajah mempelai wanita ini membuat netizen heboh sehingga viral di Facebook.
Netizen dengan akun bernama Princess Evita membagikan unggahan saat ia berfoto dengan sepasang pengantin.
Tak disangka, unggahan yang ia bagikan berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 7.300 Like dan ribuan komentar dari netizen.
Unggahan bahkan makin heboh netizen setelah dibagikan lebih dari 24 ribu kali.
Banyak netizen yang salfok (salah fokus) dengan riasan wajah pada mempelai wanita.
Sebagian ada yang berpendapat bahwa perempuan itu memiliki riasan unik, sementara yang lain jutru memberikan komentar yang berkebalikan.
Sebagian di antaranya menganggap bahwa mempelai itu sangat cantik dan memang membawa tampilan yang berbeda.
"Namanya juga menikah ya kudu beda lah sama muka aslinya. Soalnya riasan cuma sekali seumur hidup," komentar Novita Zenobia.
"Ah itu mah emang muka aslinya udah cantik, mancung pula mbak. Ditambah dirias ya makin cantikk bgtt," balas Mgan Lsmna.
"Klo gw ngerasa ga alami, mending yang tipis natural aja," komentar Qinos Panji Syarof.
"Jujur cantik tapi serem. Mending bulmat bawahnya dilepas. Itu mata udah belo gitu," balas Shien Anna.
Sementara netizen lainnya justru berkomentar negatif melihat riasan unik tersebut.
"Terlalu putih cenderung serem," pendapat Trisna Ziana Zahra.
Itulah tadi riasan mempelai wanita yang sangat unik sehingga viral di Facebook, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi