hitekno.com - Sebuah cuitan mengenai aksi salah cetak banner selamat datang untuk kepala desa baru-baru ini menjadi viral di Twitter dan membuat netizen ngakak. Banyak yang bertanya-tanya mengenai bagaimana pembuat banner ini bisa salah membuat desain tersebut.
Cuitan yang viral ini pertama kali diunggah akun @MartoArt pada Rabu (10/7/2019) lalu. Dalam unggahannya, netizen ini mengunggah potret banner yang ada di desa Kebon Agung, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Menyambut kedatangan kepala desa, penduduk desa ini membuat acara dengan banner besar yang terpasang di depan tenda yang telah terpasang.
Mengucapkan selamat datang untuk kepala desa Kebon Agung yang bernama Moh Tarom, penduduk desa menyiapkan banner dengan foto kepala desa yang berlatar belakang bendera merah putih.
Sayangnya, salah cetak membuat adegan penyambutan kepala desa ini rasanya sedikit berbeda. Pasalnya, dalam banner tersebut si pembuat malah blunder dan memasukan seluruh perintah pembuatan banner ke dalam cetakan ini.
Memberi perintah untuk membedakan dua jenis huruf pada dua kalimat di banner tersebut, si pembuat malah memasukan nama jenis huruf yang diminta dalam cetakan banner.
Jika seharusnya banner yang tepat akan berbunyi demikian:
''Selamat Datang. Kepala Desa Kebong Agung. Bapak Moh Tarom..''
Maka kalimat di banner tersebut malah berbunyi:
''Selamat Datang. Kepala Desa Kebon Agung (Areal). Bapak Moh Taron (Time New Roman)''
''Udah ga ngerti lagi ini maunya apaan wkwkwkwk..'' tulis akun @hikari_iru.
''Diketik sesuai orek orekan orderan... Hahhaa..'' komentar akun @satriaoetami81.
''Pasti kerjaan anak magang nih..'' ungkap akun @wisudatahun2020.
Hingga artikel ini dibuat, cuitan mengenai salah cetak banner selamat datang kepala desa yang viral di Twitter ini sudah mendapat 2.590 retweets dan 121 balasan dari netizen.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series