hitekno.com - Sebuah unggahan yang diposting seorang ayah di Twitter ini viral, tak hanya ramai mendapat respon netizen tetapi juga berhasil membuat haru.
Bagaimana tidak, unggahan yang diposting akun @RifdiRosli ini menunjukkan rekaman pengganti suara Waze dengan suara khusus yang diisi oleh putranya sendiri.
Waze adalah aplikasi penujuk arah yang biasa digunakan pengemudi untuk mendapatkan jalur yang benar.
''Kami tidak tahu bahwa kami bisa merekam suara kami sendiri untuk Waze!'' tulisanya dalam unggahan tersebut di Twitter.
Rayyan mengucapkan kalimat demi kalimat yang biasanya digunakan pengisi suara Waze untuk mengarahkan pengemudi, seperti suara Turn left, Turn Right hingga Make a U-turn.
Dua bagian suara bocah laki-laki tersebut lantas dipamerkan ayahnya yang ia unggah di Twitter miliknya.
Suara Rayyan yang menggemaskan ini dibanjiri komentar dari netizen di Twitter.
@tengkufarihah ''kalau suaranya seperti ini, aku beli pisang goreng depan taman saja aku wajib buka Waze''
@Nas1887 ''Kalau macam ini, mengemudi akan selalu ingat yang tersayang''
@977Hafiz ''This is cute''
@tualabusuk ''Aku sebagai grab driver pengguna Waze ingin sekali meminjam suara anak Anda, kalau ada buat hal pun dengar suara anak ii hati sejuk wehh. Sweetheart sangattt''
@ummilunais96 ''Alaaa manjanyaaaa, akun jadi ikut manja belok kanan, siap boleh senyum lagi''
Wah ayah dan anak yang lucu, siapa nih mau meniru megisi suara suara Waze dengan orang tersayang?
Unggahan ayah yang memamerkan suara anaknya sebagai pengganti suara di Waze ini mendapatkan perhatian dari netizen dengan mendapat lebih dari 34,4 ribu retweets dan 27 ribu likes di Twitter.
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia