hitekno.com - Bentuk makanan yang sangat unik biasanya mampu menarik perhatian banyak orang. Netizen dibuat heboh setelah melihat roti raksasa yang dibawa oleh seorang pengendara motor.
Sebuah fanspage Facebook, Share Status membagikan unggahan unik mengenai banyak roti raksasa yang diangkut menggunakan sepeda motor.
Unggahan yang dibagikan berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 1.500 Like dan puluhan komentar dari netizen.
Sangat unik, postingan bahkan telah dibagikan lebih dari 260 kali.
Awalnya, netizen dibuat tak percaya dengan banyak roti raksasa yang dibawa oleh pengendara motor tersebut.
Banyak yang mengira itu adalah roti plastik mengingat bentuk roti yang sangat tak biasa.
Dikutip dari situs berita berita Vietnam, Vnexpress.net, roti raksasa di atas berasal dari sebuah tempat di provinsi An Giang, Vietnam.
Makanan itu disebut dengan roti An Giang, dan hanya dapat ditemukan di Delta Mekong, provinsi An Giang.
Bagi pengunjung atau turis yang menyambangi Kuil Ba Chua Xu Lady, mereka biasanya akan mendapatkan roti An Giang.
Bahkan, Brightside menobatkan bahwa roti raksasa An Giang masuk sebagai 15 makanan paling aneh di dunia.
Pengunjung atau turis dapat membeli roti An Giang dengan harga 50 ribu dong Vietnam atau Rp 30 ribu per potongnya.
Sontak saja banyak netizen yang memberikan beragam komentarnya setelah mengetahui roti raksasa ini.
"Ya ampun, kok bisa ya, lebih gede roti daripada orangnya," komentar Arita Susanti.
"Habisnya kapan ya kalau rotinya segede gitu?" tulis Kamila dengan nada penasaran.
Itulah tadi penampakan roti raksasa yang membuat netizen penasaran sehingga viral di Facebook, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih