hitekno.com - Jika memantau kolom Trending Twitter beberapa hari ini, kamu akan menemukan hashtag #matilampu. Salah satu cuitan yang mencuri perhatian adalah unggahan @jasmineadnn yang menyampaikan terima kasih ke PLN karena akhirnya menemukan sosok seram ini di rumahnya.
Cuitannya tersebut ia bagikan pada Minggu (4/8/2019) lalu dan menjadi viral di Twitter. Tidak lupa beserta cuitan tersebut, dirinya juga membagikan potret di rumahnya yang mengalami mati lampu.
''Terima kasih PLN aku jadi tau siapa yang selama ini ngajakin aku main :) ps; biar lebih jelas gedein brightness kalian..'' cuit akun @jasmineadnn.
Dalam unggahannya, nampak kondisi rumahnya yang gelap karena pemadaman yang dilakukan PLN. Sebagai penerang, gadis ini menyalakan sebuah lilin yang ia letakkan di atas sebuah meja.
Berencana untuk mengunggah potret lilin tersebut di tengah gelap malam, gadis ini dikejutkan dengan penampakan sosok seram yang hanya terlihat jika kamu mengatur brightness dengan tingkat yang tinggi.
Menurutnya, ia sudah sering bertemu dengan sosok seram yang selama ini mengajaknya bermain hingga datang ke mimpinya.
Cukup mencuri perhatian netizen, unggahan ini lalu mendapat beragam komentar dari netizen. Banyak yang mencoba menaikan brightness di perangkatnya untuk dapat melihat penampakan sosok seram yang ditemukan gadis ini saat #matilampu.
''EH YA ALLAH DIRUMAH SENDIRIAN ASTAGFIRULAH LWAT DI TL, WOI TANGGUNG JAWABBBB'' tulis netizen dengan akun @pisiway6194 dibuat ketakutan.
''Creepy an****, auto mati lampu disini nj** pas banget, jejeritan kan jadinya'' komentar akun @nvnv_nov.
Semakin jelas, netizen dengan akun @alwyalways mengunggah potret tersebut dengan brightness yang tinggi.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi