hitekno.com - Masihkah ada yang nyuci baju di sungai saat ini? Masih ada, lho. Meski sudah banyak mesin cuci bermunculan dengan harga murah.
Menariknya lagi, ada yang nyuci baju di sungai dengan mesin cuci. Benar-benar emak-emak zaman now yang bawa mesin cuci ke sungai.
Nyuci baju di sungai dengan mesin cuci yang viral di Facebook ini diceritakan oleh netizen dengan akun Ulliyanie Rifatien.
Netizen ini mengunggah ceritanya dalam postingan di Facebook pada 19 Agustus 2019. Ia juga mengunggah sejumlah foto beberapa emak-emak sedang nyuci baju di sungai.
Namun yang bikin heboh, ada satu emak-emak anti mainstream dengan membawa mesin cuci ke sungai. Emak-emak ini mau nyuci baju di sungai dengan mesin cuci.
Lalu bagaimana dengan listrik untuk menyalakan mesin ini? Tenang, emak-emak ini sudah siap membawa genset sebagai sumber listriknya.
Dalam postingan yang viral di Facebook ini, mesin cuci beserta genset diangkut menggunakan sebuah mobil. Tidak ketinggalan pakaian kotornya.
Musim kemarau panjang membuat air di sumur rumahnya mulai mengering. Terpaksa haru jauh-jauh ke sungai demi mencuci pakaian.
"Efek musim kemarau. Nyuci merantau di jembatan Sentano. Pake mesin cuci pulak. Mak Mak jaman nawww," tulis Ulliyanie Rifatien.
Dalam foto-foto tersebut, tak hanya emak-emak ini saja yang mencuci pakaian di sungai. Ada beberapa, namun cuma dia yang bawa mesin cuci.
"Sampai bawa mesin cuci. Keren ide kreatif banget. Menggabungkan dua dunia modern dan tradisional," salut Damie Damaiyanti.
"Keren, Bisa tuh disewain," ide Wiwik Andriyani.
"Mak zaman now Mak takut lelah," tullis Anie Agus Saputra.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi