hitekno.com - Seperti diberitakan sebelumnya, ekspansi Gojek ke Malaysia diprediksi tak akan mulus. Namun, ternyata Gojek malah dapat pembelaan dari Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.
Perdana Menteri Malaysia membela keputusan pemerintahannya untuk mengizinkan Gojek beroperasi di negeri jiran itu, meski sejumlah pihak menyatakan keberatan.
Seperti yang diwartakan sebelumnya, pemerintah Malaysia pada pekan ini sudah sepakat untuk memberi izin Gojek beroperasi di Malaysia.
Saat ini Putrajaya sedang mempersiapkan regulasi untuk memastikan perusahaan transportasi online itu bisa beroperasi dengan aman.
Meski demikian sejumlah pihak di Malaysia menolak kebijakan Mahathir Mohamad.
Salah satu alasan mereka menolak adalah karena menilai Gojek yang dikenal dengan layanan roda dua justru memiliki risiko kecelakaan lebih besar.
Mahathir Mohamad, ketika ditanya tentang risiko keamanan Gojek, menjawab singkat.
"Kalian kan punya pilihan. Pemerintah tidak memaksa siapa pun untuk meggunakan layanan ride-hailing sepeda motor," lanjut Perdana Menteri Malaysia.
Perdana Menteri Malaysia ini juga mengatakan bahwa Gojek akan memberikan keuntungan dan mendorong pertumbuhan unit usaha kecil di negaranya.
"Kami ingin memastikan bahwa apa saja yang kami lakukan bisa menguntungkan rakyat. Itu yang terjadi dengan Gojek," tutup Mahathir Mohamad.
Gojek sendiri, selain beroperasi di Indonesia, juga telah melebarkan saya di sejumlah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Vietnam, dan Thailand. (Suara.com/ Liberty Jemadu).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025