hitekno.com - Beberapa waktu yang lalu, netizen dibuat heboh dengan potret banjir di Jepang yang nampak bersih tanpa penampakan sampah. Membuyarkan kehebohan netizen, baru-baru ini potret sisi lain banjir Jepang membuat netizen sepakat bahwa banjir di negeri sakura tidak jauh berbeda dari Indonesia.
Potret sisi lain banjir di Jepang ini diunggah akun @ryourise pada Selasa (15/10/2019) lalu dan menjadi viral di Twitter karena telah membuyarkan kehebohan netizen dengan potret banjir super bersih di Jepang.
Menurut netizen ini, tidak jauh berbeda dengan Indonesia, banjir di Jepang juga menghasilkan air kotor berwarna cokelat karena lumpur. Belum lagi beberapa sisi kota juga dihiasi dengan beberapa sampah.
''Tidak seperti cuitan viral yang mengatakan bahwa banjir di Jepang memiliki 'air jernih''' tulis netizen ini.
Lebih lanjut, netizen ini menjelaskan bahwa potret banjir dengan air super bersih yang sebelumnya viral hanya terjadi di sebagian sisi Jepang.
Mengungkap sisi lain banjir di Jepang, cuitan netizen ini benar-benar mencuri perhatian dan menimbulkan perdebatan antar netizen.
''Nggak semuanya bersih ya'' tulis akun @nanaEVALINA.
''Tapi tetep lebih bersih dari Indonesia kok. Ga ada kasur, kursi, meja, tv, plastik-plastik segala macam warna dan ukuran ngambang. Banjir terbersih Indonesia ya yang di komplek-komplek gitu, cuman ada eek sama plastik-plastik gitu deh, masih bisa dipinggirin biar bisa maen aer. Tapi ga kayak gambar ini juga sih'' ungkap akun @heztya.
Cukup menjadi perbandingan, potret banjir di Jepang yang diunggah @ryourise ini sudah mendapat 3.500 ribu retweets dan 131 balasan netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi