hitekno.com - Pada akhir Oktober 2019, Vivo kembali mengenalkan smartphone gaming terbarunya. Diberi nama Vivo iQOO Neo 855, perangkat merupakan smartphone gaming penerus generasi sebelumnya, Vivo iQOO Neo.
Dibandingkan dengan Vivo iQOO Neo, perangkat masih memiliki besaran dan tampilan desain yang hampir mirip.
Selain itu, putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep baru-baru ini dibuat ngamuk usai seseorang penjual pisang meniru logo usaha miliknya. Tidak main-main, Kaesang Pangarep bahkan menyiapkan lawyer untuk hal ini.
Entah hanya bercanda atau serius, ancaman Kaesang Pangarep rupanya cukup ditanggapi serius oleh netizen yang membalas cuitan unggahannya.
Berikut 3 berita terpopuler HiTekno hari ini, yuk simak.
1. Logo Usahanya Ditiru, Kaesang Pangarep Ngamuk Hingga Siapkan Lawyer
Entah hanya bercanda atau serius, ancaman Kaesang Pangarep rupanya cukup ditanggapi serius oleh netizen yang membalas cuitan unggahannya.
Cuitan Kaesang Pangarep ini dibuat pada Minggu (27/10/2019) lalu dan menjadi viral di Twitter. Dalam cuitannya, nampak Kaesang Pangarep membalas unggahan akun @askmenfess yang melaporkan mengenai logo usahanya yang ditiru.
2. Kesal karena GoFood-nya Disuspend, Resto Ini Malah Jualan di Tokopedia
Entah apa yang membuat tempat makan ini disuspend dan tak kunjung dibuka, akhirnya pemilik restoran ini berjualan di tempat lain.
Kesal karena tak digubris, pemilik restoran ini malah menjajakan makanannya di situs online shop atau e-commerce.
3. Dibanderol Miring, Smartphone Gaming Vivo iQOO Neo 855 Resmi Meluncur
Dibandingkan dengan Vivo iQOO Neo, perangkat masih memiliki besaran dan tampilan desain yang hampir mirip.
Perbedaaan utama hanya pada jeroannya termasuk chipset, kapasitas baterai, dan kemampuan fast charging.
Vivo iQOO Neo hanya dibekali fitur fast charging 22,5 W, sementara Vivo iQOO Neo 855 menawarkan fitur fast charging 33 W.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia