hitekno.com - Nenek seksi berumur 49 tahun, Gina Stewart belum lama ini menjadi perbincangan usai foto sensualnya tahun lalu terkenal dan dilarang oleh media sosial Instagram.
Foto berbikininya dihapus dari platform foto dan video, Instagram karena melanggar pedoman komunitas, meski dirinya belum pernah mengunggah foto telanjang.
Namun karena fotonya mengundang kontroversi tersebut, Gina Stewart ini melakukan hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.
Ia mengubah jenis kelamin media sosialnya menjadi laki-laki dan mengklaim sejak saat itu foto seksi yang diunggahnya tak pernah lagi dihapus oleh Instagram.
Pemilik 10.000 pengikut di akun resminya @ginastewartofficial ini berkata bahwa ''Instagram tengah menyensor konten saya begitu banyak sehingga membuat akun saya stagnan.''
''Saya pikir algoritma ni cacat karena dilarang secara otomatis tanpa penjelasan'' ungkap Gina Stewart.
Sejak peristiwa penghapusan foto tersebut, akun Instagramnya dibatasi. Tetapi sejak ia mengubah jenis kelaminnya akunnya tak dibatasi lagi dan makin terbangun.
Bahkan ia mendapatkan 10.ooo pengikut baru hanya dalam satu bulan dan tak ada larangan lagi.
Menurutnya ini lucu, pasalnya hanya dengan mengubah jenis kelamin, algoritma tersebut berubah seketika karena mengidentifikasi sebagai laki-laki.
Salah satu juru bicara Facebooj mengatakan bahwa pihaknya ingin memastikan konten yang yang rekomendasikan pada orang-orang di Instagram aman dan sesuai untuk semua orang.
Pihak Facebook juga menyampaikan, bahwa informasi gender di profil tak berdampak pada konten yang difilter dari tagar atau halaman jelajahi.
Meski Facebook berkata demikian, hal ini berlakun pada akun Gina Stewart ya. Bagaimana menurut kamu?
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana