hitekno.com - Pengalaman sekaligus curhatan milik seorang ayah ini patut dibaca bagi orangtua yang memiliki anak kecil. Terlalu banyak mengumbar informasi sang anak di media sosial, ternyata dapat membuat sang buah hati hampir diculik oleh orang jahat.
Seorang netizen sekaligus seorang ayah bernama Ihsan Zainal membagikan pengalaman berharga miliknya melalui sebuah postingan di Facebook.
Postingan yang dibagikan berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 1.200 Like dan ratusan komentar dari netizen.
Cukup membuat kita waspada karena pengalamannya, postingan juga telah dibagikan lebih dari 1.300 kali.
Menurut laporan dari media lokal asal Malaysia, Sinar Harian, Ihsan Zainal yang berasal dari wilayah Perak, Malaysia, sering mengumbar segala informasi mengenai sang anak melalui media sosialnya.
Sebelumnya, ia hanya bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kerabat dan keluarga jauhnya mengenai kegiatan mereka sehari-hari.
Mereka juga hanya ingin agar teman-teman mereka yang berada di tempat yang jauh bisa tahu perkembangan buah hati yang mereka miliki.
Kini, Ihsan Zainal menyesal telah membagikan segala informasi keluarga, terutama menyangkut anaknya ke media sosial.
Itu segera dilakukan oleh Zainal mengingat seseorang yang diduga penculik hampir membawa anaknya pergi.
Zainal berasumsi bahwa sang penculik mengetahui lokasi sekolah serta wajah sang anak berdasarkan informasi di media sosial yang sering ia unggah.
Ketika ia pergi menjemput anaknya di sekolah bersama istrinya, ia justru melihat seorang pria mendekati sang guru serta memanggil nama anak perempuan Zainal.
Beruntung, sang guru segera mengenali bahwa sang pria bukan ayah dari siswa SD-nya.
Ihsan Zainal mengaku sangat beruntung bahwa guru di sekolah tersebut mengenalinya sehingga tidak membiarkan orang asing membawa sang buah hati pergi.
Sang kakak yang juga disekolahkan di situ membuat wajah Zainal familiar bagi guru-guru di sana.
Dalam postingan yang viral di Facebook mengenai sang anak yang hampir diculik, Ihsan Zainal mewanti-wanti agar orangtua tidak memberikan informasi tempat anak sekolah, wajah anak maupun tag lokasi secara sembarangan di media sosial.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi