hitekno.com - Virus corona yang semakin masif menginfeksi terutama kepada warga China menyisakan beberapa momen dramatis. Seorang pria China yang diam-diam merekam tumpukan mayat korban virus corona ditangkap oleh polisi setempat.
Video yang terekam menampilkan sebuah van yang digunakan untuk menumpuk mayat dan juga kesibukan dokter pada salah satu rumah sakit di Wuhan, Hubei, China.
Dokter yang mengenakan jas hazmat terlihat mengumumkan kematian korban yang terbaring tak bernyawa di tempat tidur.
Rekaman video diambil oleh pria China bernama Fang Bin.
Jurnalis China yang bernama Jennifer Zeng mengunggah ulang rekaman tersebut sehingga viral di Twitter.
Zeng mengabarkan bahwa pria yang merekam video itu kini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian Wuhan.
"8 mayat dalam 5 menit. Lebih banyak (mayat) yang berbaring di dalam untuk dipindahkan. Seseorang secara diam-diam merekam video ini dari Hospital No. 3 di #Wuhan," tulis Jennifer Zeng dalam akun Twitter-nya.
Dalam koridor, ia juga menemukan beberapa orang yang berbaring tak bernyawa menunggu untuk dipindahkan.
Sangat dramatis, dalam video juga terlihat seorang anak yang baru saja kehilangan ayahnya karena virus corona.
"Dia tak lagi bernafas. Kita kehilangannya," kata seorang petugas di dalam video.
Setelah diinterogasi, ia kemudian dilepas lagi oleh pihak kepolisian meskipun komputer dan memorinya disita.
Kini Fang Bin ketakutan karena merasa dirinya akan ditangkap oleh polisi lagi.
Laporan terakhir pada hari Rabu (05/02/2020), korban tewas virus corona telah mencapai 490 orang di mana 24.324 lainnya telah terinfeksi.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi