hitekno.com - Sinetron Indonesia memang dikenal dengan ide-ide kreatifnya yang kadang membuat siapa saja geleng-geleng kepala menontonnya. Jika sebelumnya ada kemunculan Joker, kali ini sinetron Indonesia dengan setting Kerajaan Majapahit memunculkan sosok Batman.
Kemunculan Batman di sinetron Indonesia ini jelas saja memicu berbagai komentar dari netizen usai diunggah akun @dianclin26 pada Minggu (8/2/2020) lalu dan menjadi viral di Twitter.
Dalam cuitannya, netizen ini mengunggah beberapa potret televisi saat menayangkan salah satu sinetron Indonesia yang disiarkan oleh stastiun televisi Indosiar. Nampak dari potret tersebut, sebuah kisah mengenai Kerajaan Majapahit zaman dulu.
Sekilas, memang tidak ada yang aneh, namun kemunculan karakter komik DC, Batman langsung saja memicu berbagai tanya netizen. Pasalnya, pada umumnya, Kerajaan Majapahit dan Batman dikisahkan dalam setting yang berbeda.
"Woe kenapa Batman ada dicerita Majapahit. Seumur-umur belajar Sejarah gada Batman di kerajaan. Ngebug apa gimana nih doi" tulis akun @dianclin26.
"Astaga, Majapahit Gotham City cabang baru" tulis akun @frasaku_.
"Sia-sia yang kuliah sejarah 4 tahun" balas netizen pemilik akun @miekoahhh.
"Positif aja nder, imajinasi sutradaranya bagus" ungkap akun @adityaarif7.
Rupanya tidak hanya Batman yang muncul di sinetron Indonesia ini, sosok lawannya, Joker juga ternyata muncul di sinetron Indonesia dengan setting Kerajaan Majapahit tersebut.
Tidak diketahui judul sinetron Indonesia yang memunculkan karakter Batman ini. Namun, usai diunggah, banyak netizen yang benar-benar dibuat heran dengan sinetron Indonesia satu ini.
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia