hitekno.com - Dompet digital, DANA menjadi salah satu Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) pertama di Indonesia yang telah 100% menuntaskan penerapan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).
Pencapaian ini menjadi perwujudan keseriusan DANA dalam mendukung laju peningkatan inklusi dan kompetensi ekonomi digital Indonesia.
Dengan tuntasnya penerapan DANA QRIS,masyarakat kini dapat menggunakan dompet digital DANA untuk melakukan transaksi dimerchant-merchant yang menyediakan Kode QR bertanda QRIS dari PJSP manapun, serta aplikasi-aplikasi pembayaran digital yang juga sudah mengimplementasikan QRIS.
Vincent Iswara, CEO dan salah satu Founder DANA mengatakan, “Penerapan QRIS merupakan kebijakan dan langkah strategis Bank Indonesia yang sudah seharusnya mendapatkan dukungan penuh oleh semua bagian ekosistem perekonomian nasional, karena melalui penerapan dan pemasyarakatan QRISpemberdayaan ekonomi berbasis teknologi digital akan mampu menyentuh lapisan dan segmen masyarakat yang makin luas.”
“QRIS adalah fondasi yang kuat dan strategis bagi seluruh ekosistem ekonomi digital Indonesia dalam membangun sinergi. QRIS berperan signifikan dalam mengakselerasi kelancaran bertransaksi nontunai digital di lebih dari 100.000 mitra bisnis DANA yang berasal dari berbagai skala usaha, UMKM, hingga perusahaan besar,” ujar Vincent.
“Kami meyakini, kepercayaan masyarakat terhadap pembayaran berbagai transaksi secara digital melalui QRIS akan meningkat pesat dengan adanya edukasi kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, DANA terus mendukung Bank Indonesia dalam melakukan edukasi mengenai efektivitas transaksi nontunai digital dalam mendukung kegiatan ekonomi yang makin mudah, produktif, nyaman, dan aman,” tambah Vincent.
Saat ini penerapan QRIS di DANA telah menunjukkan efektivitasnya. DANA mencatat, sejak penerapan pertama QRIS, sebanyak 28% transaksi di merchant-merchant DANA berasal dari pengguna layanan PJSP lain dan angka interoperable ratio DANA adalah 10% untuk “Off-Us”.
“Kami optimis implementasi QRIS dan teknologi DANA akan berhasil menggugah kesadaran bagi seluruh pelaku ekonomi digital di Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat nontunai yang semakin inklusif,” pungkas Vincent.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series