hitekno.com - Tabrakan di kawasan perumahan elit Lippo Karawaci, Kota Tangerang belum lama ini menghebohkan Twitter usai video viral saat gadis pelaku tabrakan tersebut ngamuk ke keluarga korban. Netizen yang penasaran lalu memburu akun Instagram gadis tersebut.
Sebelumnya, kisah ini menjadi viral usai diunggah akun @duyungcantik pada Senin (30/3/2020) lalu dan menjadi viral di Twitter dalam waktu singkat.
Diketahui pengendara mobil Honda Brio berinisial AMY (25) menabrak seorang pejalan kaki berinisial A (51) hingga tewas saat tengah jalan sore di kawasan perumahan elit Lippo Karawaci, Kota Tangerang.
Netizen yang mempostingkan kisah ini menyebutkan bahwa saat kejadian tersebut terjadi AMY dalam pengaruh minuman keras. Namun, ada juga yang menyebutkan bahwa oknum tersebut sedang asyik memainkan handphone hingga lalai dalam mengemudi.
"Jadi ceritanya ada mahasiswi yang mabok dan bawa mobil ugal-ugalan. Alhasil nabrak bapak-bapak yang lagi jalan sama anaknya buat bawa anjingnya jalan sore" tulis @duyungcantik.
"Ini di bawah ada video pelaku yang nabrak berantem sama istrinya korban alias si bapak-bapak yang meninggal" tulisnya melanjutkan.
Karena aksinya ini, netizen lalu memburu identitas gadis pelaku tabrakan di Lippo Karawaci tersebut. Beberapa akun Instagram, Twitter, LinkedIn, hingga identitas gadis ini lalu diungkap netizen.
Walaupun banyak rumor mengenai penyebab kecelakaan naas ini terjadi, mengutip Suara.com, Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Heri menjelaskan bahwa kecelakaan ini karena pengemudi sibuk bermain handphone.
Hingga kini, kasus gadis pelaku tabrakan di Lippo Karawaci ini lalu ditetangkap sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Tangerang Kota.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi