hitekno.com - Unggahan @VideoSejarah di Twitter belum lama ini menjadi viral. Dalam cuitan tersebut, akun Twitter ini mengunggah sebuah video lawas mengenai tiga gadis pemetik teh tahun 1928. Mirip, netizen lalu menduga bahwa video lawas tersebut adalah asal mula TikTok.
Diunggah pada Minggu (19/4/2020) lalu, video viral berdurasi 14 detik ini diketahui merekam aksi tiga gadis pemetik teh yang tengah direkam oleh seorang produser film asal Belanda, Willy Mullens.
Menurut informasi dalam cuitan tersebut, Willy Mullens ditugaskan oleh sebuah perusahaan teh asal Rotterdam untuk memfilmkan perkebunan teh di Priangan, Jawa Barat tahun 1928.
Saat merekam perkebunan teh tersebut, Willy Mullens lalu bertemu dengan tiga gadis pemetik teh ini. Dirinya lalu memutuskan untuk merekam tiga gadis tersebut.
Dengan gerakan berulang layaknya video TikTok kekinian, tiga gadis pemetik teh ini mengikuti arahan Willy Mullens yang merekam ketiganya. Kesan jadul dan vintage lalu begitu kental di rekaman video lawas yang diambil tahun 1928 ini.
Karena gerakan berulang yang dipadukan dengan sedikit tarian ini, banyak netizen yang lalu menduga bahwa video lawas mengenai tiga gadis pemetik teh ini merupakan awal mula aplikasi kekinian, TikTok.
''Ternyata TikTok inspirasinya dari Hindia Belanda'' tulis netizen pemilik akun @aripterpilih.
''Kok mirip Tiktok ya'' komentar akun Twitter @UbaidilMuhaimin.
Selain menyebut bahwa video lawas ini adalah awal mula TikTok, ada juga netizen yang berpendapat bahwa adegan tiga gadis pemetik teh ini mirip dengan fitur Boomerang di Instagram.
''Boomerang udah ada dari jaman dulu ya'' balas akun @dni705.
Menjadi viral di Twitter, usai diunggah @VideoSejarah video lawas mengenai tiga gadis pemetik teh ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 12 ribu kali.
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia