hitekno.com - Dari ranah kuliner, Indonesia sedang dihebohkan dengan kedatangan kembali es krim legendaris dari Walls, Viennetta. Seiring dengan kepopulerannya, netizen Twitter belum lama ini membandingkan es krim Viennetta Singapura dan Indonesia. Apa bedanya?
Aksi banding-bandingkan es krim Viennetta di Singapura dan Indonesia ini bermula dari cuitan @amasna yang mengunggah es krim Viennetta yang ia beli di Singapura.
''Dapat salam dari Viennetta cokelat. Nggak bisa lama-lama di luar lemari es, Singapura panas banget'' cuit akun @amasna dalam cuitan yang ia buat pada Minggu (19/4/2020) lalu.
Langsung saja kolom balasan netizen ini dibanjiri dengan berbagai komentar netizen yang lalu membandingkan es krim Viennetta di Singapura dan Indonesia.
Beberapa netizen merasa bahwa es krim Viennetta di Singapura memiliki bentuk yang berbeda dari Indonesia. Salah satu perbedaan mencolok keduanya ada pada ukuran es krim Viennetta tersebit.
''Versi Indonesia Viennetta-nya edisi corona kah? Tadinya saya pikir Viennetta Indonesia yang beredar KW, masa dibandingin sama negara-negara tetangga, kok punya Indonesia paling menyedihkan'' balas akun @dickyrevolution.
''Viennetta versi negara maju tuh gini ya'' komentar netizen pemilik akun @wltedgurl.
''Kenapa di Indonesia tampilannya beda? Udah gitu terbatas dan bikin heboh pula. Nggak faedah padahal rasanya ya so so'' tulis akun @yudithanindya.
Jauh lebih kecil, perbedaan mencolok juga ada pada harga es krim Viennetta di kedua negara ini. Jika di Indonesia es krim Viennetta dijual Rp 50 ribuan, di Singapura, es krim Viennetta dijual Rp 45 ribuan.
Membandingkan es krim Viennetta di Singapura dan Indonesia, menurut kamu apakah es krim di dua negara ini sama atau bahkan berbeda?
Berita Terkini
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia