hitekno.com - Tiap harinya Google memberikan game mereka untuk mengjak orang di rumah saja atau Stay at Home. Untuk hari ini, Rabu (29/4/2020), popular Google Doodle games yang terinspirasi dari Oskar Fischinger.
Seperti sumber inspirasinya, popular Google Doodle games mengusung judul Fischinger.
Dalam seri doodle throwback ini Google kembali menampilkan beberapa game Google doodle Interaktif populer. Setelah permainan Coding, kali ini Google menampilkan permainan Fischinger.
Pada tampilan awal, pengguna akan melihat doodle yang memperlihatkan karya seni abstrak. Lalu bagaimana cara mendapatkan popular Google Doodle games hari ini?
Jika diklik, pengguna akan dibawa ke sebuah permainan membuat komposisi musik sederhana, lengkap dengan visual yang menarik berdasarkan musik buatan pengguna.
"Seiring Covid-19 terus memengaruhi komunitas di seluruh dunia, orang-orang dan keluarga di mana pun menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Sehubungan dengan ini, kami meluncurkan seri doodle throwback sambil melihat kembali beberapa game Google doodle interaktif populer kami. Bermain dan tetap di rumah dengan fitur unggulan hari ini: Game doodle tahun 2017 ketika kami merayakan Oskar Fischinger," tulis Google dalam laman resmi.
Permainan ini terinspirasi dari Oskar Fischinger, seorang animator abstrak, pembuat film, dan pelukis berdarah Jerman-Amerika.
Sebelumnya, game doodle throwback menampilkan permainan Coding untuk merayakan 50 tahun pengkodean anak-anak di tahun 2017. Game tersebut membuat coding lebih menyenangkan dan interaktif untuk anak-anak.
Seperti diketahui, Google juga memberikan berbagai informasi seputar wabah Covid-19. Mulai dari hal sederhana, seperti memberikan tips menghentikan penyebaran virus corona dengan apa yang boleh dan tidak dilakukan.
Itulah popular Google Doodle games hari ini yang memberikan Fischinger untuk mengajak banyak orang Stay at Home. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih