hitekno.com - Aksi prank memberikan bantuan sembako ke transpuan yang dilakukan Ferdian Paleka berujung kritikan pedas dari netizen hingga penanganan kepolisian usai dilaporkan. Di tengah penanganan kasus ini, seorang polisi ganteng justru membuat netizen salah fokus.
Sebelumnya, melalui salah satu video yang ia unggah di YouTube, Ferdian Paleka membuat prank dengan sengaja memberikan bantuan sembako pada transpuan. Setelah dibuka, sembako tersebut ternyata berisi sampah.
Dianggap melakukan penghinaan, aksi Ferdian Paleka ini lalu mendapat kritikan pedas dari netizen. Ditanggapi serius, kasus ini telah ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Bandung usai keempat transpuan yang menjadi korban prank ini membuat laporan.
Menangani kasus prank yang dilakukan Ferdian Paleka, sosok Ketua Sahabat Polisi Indonesia, DPC Bandung, David Cahyadi justru membuat netizen salah fokus.
Netizen dibuat salah fokus saat kemudian video David Cahyadi mengenai penanganan kasus Ferdian Paleka menjadi viral. Penanganan yang cepat membuat polisi ganteng ini lalu mendapat pujian dari netizen.
''Pak polisinya ganteng, salah fokus, duh. Tapi telah dilaporkan dan sedang diproses hukum. Jangan ada lagi permintaan maaf dan materai 6k'' balas netizen dengan akun @SahabatSaber.
''Buntut dari video prank sembako YouTuber asal Bandung, Ferdian Paleka yang ternyata berisi batu dan sampah berujung laporan polisi. Polisi. Iya polisi. Gue fokus ke Pak Polisinya'' komentar akun @heniunique.
''Ini Pak Polisinya? Kok ganteng'' tulis akun @cint_9.
Aktif mengunggah berbagai foto dan video di Instagram, usai membuat netizen salah fokus, akun Instagram polisi ganteng, David Cahyadi dengan username @david_chris lalu telah mengumpulkan 13 ribu followers.
Terlepas dari polisi ganteng yang bikin netizen salah fokus, kasus YouTuber Ferdian Paleka sedang dalam penanganan pihak berwajib. Hingga kini, Ferdian Paleka diketahui melarikan diri saat akan dibawa oleh pihak berwajib.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih