hitekno.com - Beredar postingan dengan foto Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang diklaim tengah memegangi bungkus penyedap rasa bermerek Ajinomoto.
Postingan ini luas di media sosial. Foto itu diunggah oleh akun Facebook Roro pada Sabtu, 16 Mei 2020.
Dalam foto yang diunggahnya tertulis narasi "Mau jenius seperti saya, minum selalu AJINOMOTO.”
Pada foto tersebut nampak tangan kanan Presiden Jokowi memegang bumbu penyedap rasa bermerek Ajinomoto.
Dalam unggahannya, akun Facebook Roro menambahkan narasi yang berbunyi, "GOBLOK bin DONGO."
Penjelasan
Berdasarkan cek fakta dan penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (16/5/2020), diketahui foto unggahan akun Facebook Roro adalah salah atau keliru. Foto tersebut adalah hasil suntingan atau editing.
Foto asli merupakan karya Jurnalis detik.com, Rifkianto Nugroho. Pada foto itu, Presiden Jokowi terlihat memegang satu kartu, bukan bungkus bumbu penyedap rasa bermerek Ajinomoto.
Foto ini dijadikan gambar sampul dalam artikel berjudul "Jokowi: Target di Jabar Tak Tinggi-tinggi, Minimal 50%" yang terbit pada Kamis, 11 April 2019.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Prof. DR. Dr. Nurpudji A Taslim, MPH SpGK (K) dan Leona Victoria Djajadi, Ahli Gizi dari University of Sydney telah mengklarifikasi hal tersebut.
Kesimpulan
Jadi, hasil cek fakta foto yang diunggah akun Facebook Roro termasuk dalam kategori konten yang dimanipulasi atau Manipulated Content. (Suara.com/ Rifan Aditya).
Referensi
https://news.detik.com/berita/d-4507052/jokowi-target-di-jabar-tak-tinggi-tinggi-minimal-50
https://lifestyle.kompas.com/read/2020/02/07/071807820/msg-bikin-bodoh-benarkah
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia