hitekno.com - Tidak selamanya menggunakan Instagram terasa menyenangkan, untuk satu dan lain hal kamu terkadang merasa jenuh dan ingin break dari media sosial ini. Untuk kamu yang merasakan hal tersebut, berikut cara menonaktifkan Instagram untuk sementara.
Menggunakan Instagram pada dasarnya memang menyenangkan karena memiliki banyak fitur menghibur dan menarik. Apalagi saat ini banyak orang yang menggunakan media sosial ini untuk berbagi foto dan video.
Sayangnya, sebagai manusia biasa, rasa jenuh tentu ada dan muncul hingga kemudian membuat kamu ingin break sejenak dari Instagram. Hal ini tentu baik, membuatmu memiliki waktu khusus dengan dirimu sendiri.
Jika kamu sudah mulai merasakan hal tersebut, tidak salahnya untuk break dan menonaktifkan Instagram. Untuk kamu, berikut cara menonaktifkan Instagram untuk sementara.
1. Menonaktifkan Instagram lewat aplikasi di HP
Otomatis, kamu akan masuk ke situs help.instagram.com. Nantinya kamu perlu masuk ke fitur 'Mengelola akun anda' sebelum kemudian memilih pilihan 'Hapus akun anda'.
Sebelum menonaktifkan akun, kamu akan diminta untuk memberikan alasan keputusanmu tersebut. Untuk menonaktifkan Instagram sementara waktu, kamu boleh memilih pilihan ini di deretan pilihan yang muncul.
2. Menonaktifkan Instagram lewat website
Nantinya kamu akan diberi pilihan mengenai alasan menonaktifkan Instagram. Karena hanya sementara, kamu bisa memilih pilihan tersebut di kolom yang tersedia.
Jika semua step by step di atas telah kamu lakukan, maka Instagram secara otomatis akan menonaktifkan Instagram kamu untuk sementara waktu. Tenang saja, kamu bisa kembali mengakses akun tersebut dengan melakukan log in seperti biasa.
Tag
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi