hitekno.com - Biasanya usai membeli suatu barang, para pembeli memberikan review atau ulasan mengenai produk hingga penilaian pengiriman untuk toko tersebut. Tak hanya itu, biasanya pembeli juga memberi penilaian yang berupa bintang untuk toko e-commerce tersebut.
Sama halnya dengan pelanggan satu ini yang memberikan review sangat detail pada barang yang dibelinya di salah satu e-commerce.
Betapa detailnya review pembeli tersebut hingga membuat pelanggan yang lainnya ngakak.
Pasalnya review yang diunggah kembali oleh akun @txtdarionlshop ini viral dan mendapatkan beragam respon dari netizen.
Membeli hardisk di salah sat e-commerce, tentu saja penjualnya membungkusnya dengan rapat dengan bubble wrap berlapis agar barang sangat aman.
Namun hal kocak membuat netizen salfok dengan review miliknya, bukannya review barangnya, pembeli ini memberikan penilaian yang bagus karena pengirimnya memberikan bubble wrap yang banyak.
Tak disangka, pembeli ini malah menuliskan ulasannya mengenai hal ini dan mengatakan jika buble wrap yang banyak hingga bisa dibuat untuk membuat satu pasang baju serta kerudungnya.
Review unik ini lantas viral dan mendapatkan komentar dari netizen di Twitter.
''Hijab bubble wrap'' tulis salah satu netizen.
''Hijab menahan segala struggle kehidupan'' komentar salah satu netizen.
''Bapaknya lawak banget sih'' tulis netizen lainnya di Twitter.
''Hijab anti gabut, pletak pletuk di kala nganggur'' tulis komentar netizen lainnya.
''Ambassador bubble wrap'' tambah komentar netizen lainnya.
Unggahan review pembeli di e-commerce ini lantas viral dan mendapatkan lebih dari 725 retweets dan 2 ribu likes.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi