hitekno.com - Jika semut pada umumnya suka dengan minuman atau makanan yang manis, netizen belum lama ini dibuat geger dengan foto wadah minyak goreng yang dipenuhi semut-semut. Bikin geger, dalam sains, fenomena ini disebut sebagai bunuh diri massal dalam dunia semut.
Foto minyak goreng yang menjadi lokasi matinya semut ini menjadi viral di Twitter usai diunggah akun @Chocomintheee pada Selasa (23/6/2020) lalu.
"Demi apapun ini gila banget" tulis @Chocomintheee.
Dalam cuitannya, netizen ini mengunggah foto wadah minyak goreng yang dipenuhi oleh semut merah yang telah tewas. Bukan main-main, bangkai semut-semut ini bahkan hampir memenuhi isi minyak dalam wadah tersebut.
Netizen ini menjelaskan bahwa hal ini ia ketahui saat akan menggoreng telur. Saat akan menuangkan minyak, dirinya dibuat kaget dengan sekumpulan semut merah yang menjadikan minyak goreng ini sebagai lokasi bunuh diri.
Tahun 1944, menurut psikolog hewan yang berasal dari Amerika, Theodore Schneirla, fenomena Ants Circle of Death ini terjadi karena beberapa semut yang terpisah dari koloninya.
Saat terpisah dari koloninya, semut biasanya akan mengikuti semut lain yang ada di depannya. Kumpulan semut-semut yang nyasar ini lalu membentuk lingkaran mirip black hole hingga perlahan-lahan mati.
Ants Circle of Death atau bunuh diri massal yang dilakukan oleh para semut bisa saja terjadi karena rasa putus asa yang dirasakan karena terpisah dari koloninya.
Cukup membuat geger media sosial usai viral di Twitter, potret semut dalam wadah minyak goreng ini telah mendapat lebih dari 16 ribu retweets dan ribuan balasan dari netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi