hitekno.com - Bagi penikmat kuliner, rasa makanan merupakan penilaian nomor satu. Netizen dibuat salfok setelah melihat seorang penjual nasi bebek goreng yang dianggap punya paras cantik.
Tak hanya rasa nasi bebek yang enak sehingga jadi penilaian utama, rupanya warung ini memiliki seorang penjual yang bikin netizen terpana.
Seorang food vlogger bernama Awirachma membocorkan bahwa di Surabaya terdapat seorang penjual bebek goreng dengan paras menawan.
Awalnya, ia mendapatkan bocoran melalui para follower-nya sehingga langsung meluncur di lokasi.
Warung Nasi Bebek Cabang Purnama ini ternyata laris manis karena banyak pembeli yang menyukai bebek goreng spesialnya.
Sang penjual yang bernama Fika Putri ini dianggap netizen memiliki paras yang menawan.
Setelah diajak ngobrol oleh Awirachma, netizen langsung kecewa setelah tahu bahwa wanita itu sudah memiliki suami.
Berjualan dari tahun 2000 di lokasi yang sama, warung nasi bebek goreng ini sangat ramai.
Bebek gorengnya dijual cukup terjangkau seharga Rp 16 ribu. Satu porsi nasi bebek goreng, uritan, dan ati ampela dibanderol dengan harga Rp 35 ribu.
Video mengenai penjual bebek goreng dengan paras cantik ini mendapatkan beragam komentar dari netizen.
"Tambah nikmat bray kalo makan sambil lihat mbaknya..wkwkwk," komentar Eki Dwijaya.
"Pesona mamah muda bray (emoticon tertawa)," balas Rizky Tjah Asboka.
"Walah, ini deket rumahku, emang rame sih. Udah biasa kalau yang jualan cantik emang rame..haha," tulis Irvan Maulana.
"Wah kalau yang jualan cakep kayak gini, pembeli betah seharian," kata Saian Pahlevi.
Itulah tadi penjual bebek goreng dengan paras cantik sehingga membuat netizen salfok, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia